Politik Pemerintahan

Bupati Minta Anggota PWI Jadi Wartawan Kebal Rayuan

Sumenep (beritajatim.com) – Bupati Sumenep, A. Busyro Karim mengingatkan anggota PWI setempat agar mampu menjadi wartawan profesional.

“Jadilah wartawan yang profesional, yang setia pada profesinya. Bekerja bersungguh-sungguh untuk profesinya,” kata Bupati.

Pada Senin (11/02/2019), Bupati Sumenep menghadiri resepsi Hari Pers Nasional (HPN) 2019 dan HUT ke-73 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di kantor PWI Sumenep.

Anggota PWI sumenep bersama bupati dan Forpimda

Dalam kesempatan itu, Bupati sempat bercerita tentang kisah perampok yang akan merampok bank. Saat itu ada karyawati yang sangat cantik, mencoba merayunya agar mengurungkan niatnya. Namun perampok ini tidak mau dan mengatakan bahwa dirinya ke bank untuk merampok, bukan memperkosa.

“Ini menunjukkan bahwa perampok itu profesional. Tidak mau dirayu. Tetap bersikukuh pada profesionalitas. Nah, teman-teman PWI pun harus seperti itu. Profesional dan kebal pada rayuan,” ujar Bupati disambut gelak tawa seluruh hadirin.

Bupati juga meminta agar para wartawan banyak menimba ilmu di lapangan. Karena bagaimanapun juga, pengalaman adalah guru yang terbaik.

“Itu sudah terbukti. Biar sekolahnya tinggi, punya gelar macam-macam, tapi tetap tidak akan menandingi yang sudah punya banyak pengalaman. Termasuk pengalaman di dunia wartawan,” ucapnya.

Resepsi Hari Pers Nasional (HPN) 2019 yang mengambil tema ‘Pers Menguatkan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Digital’, juga dihadiri jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Sumenep. [tem/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar