Politik Pemerintahan

Bupati Faida: Sejak 1969, PDP Sumbang Rp 100 M untuk APBD Jember

Bupati Jember Faida

Jember (beritajatim.com) – Bupati Faida angkat bicara soal pertanyaan semua fraksi di DPRD Jember, Jawa Timur, terhadap penyertaan modal Rp 5,8 miliar untuk Perusahaan Daerah Perkebunan Kahyangan.

Penyertaan modal itu adalah salah satu dari lima rancangan peraturan daerah yang diajukan Pemerintah Kabupaten Jember kepada DPRD. Enam fraksi mempertanyakan peruntukan uang itu dan mengkritisi kinerja manajemen PDP. Bahkan Partai Kebangkitan Bangsa menolak raperda itu.

Bupati Faida menyebut penyertaan modal Rp 5,8 miliar sangat krusial. “Kami sepakat sesungguhnya (penyertaan modal) tidak perlu terjadi, apabila tidak terjadi penurunan harga karet yang drastis di seluruh Indonesia sejak 2015 sampai sekarang yang belum ada tanda-tanda normal kembali,” katanya, dalam sidang paripurna di gedung DPRD Jember, Kamis (14/11/2019) sore.

Menurut Faida, sejak didirikan pada 1969, PDP Kahyangan telah memberikan kontribusi pendapatan asli daerah (PAD) lebih dari Rp 100 miliar. “Sedangkan penyertaan modalnya hingga saat ini baru sebesar Rp 11 miliar,” katanya.

Soal kinerja manajemen PDP, Bupati Faida akan menugasi Badan Pengawas untuk memastikan bekerjanya direksi dan manajemen pada jalur yang tepat. “Lebih lanjut Badan Pengawas akan memastikan bahwa proses bisnis yang berjalan, sesuai dengan praktik yang sehat dan akuntabel,” katanya.

“Oleh karena itu sebelum menerima penyertaan modal, seluruh jajaran direksi dan manajemen PDP wajib berkomitmen untuk menegakkan integritas,” tambah Faida. [wir/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar