Politik Pemerintahan

Bupati Bojonegoro Minta DPRD yang Baru Segera Bahas P-APBD

Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah

Bojonegoro (beritajatim.com) – Draft Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kabupaten Bojonegoro tahun 2019 yang disepakati sebesar Rp 7,1 Triliun kini masih dalam tahap review di tingkat Gubernur Jawa Timur, Minggu (25/8/2019).

Setelah draft P-APBD itu turun, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah meminta agar anggota DPRD Bojonegoro yang baru dilantik segera membentuk alat kelengkapan dewan (AKD) dan melakukan pembahasan tersebut.

“Setelah draf P-APBD itu sudah selesai direview Gubernur, sesuai dengan amanat undang-undang yakni tujuh hari setelah diterima wajib dilakukan pembahasan,” ungkapnya.

Terpisah, Ketua DPRD Bojonegoro sementara, Imam Sholihin mengungkapkan, untuk saat ini pihaknya masih santai meskipun ada kepastian. “Santai dulu, ini kan baru pelantikan. Santai tapi pasti,” ungkapnya usai pelaksanaan sumpah jabatan di gedung DPRD Bojonegoro, Selasa (20/8/2019).

Politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengaku, usai pelantikan akan segera membentuk AKD termasuk Fraksi, Badan Anggaran, maupun Badan Musyawarah. “Tetap kita bentuk, segeralah. Santai dulu tapi pasti ya,” tutupnya.

Sementara itu, Juru bicara Badan Anggaran DPRD Bojonegoro periode 2014-2019 Lasuri mengatakan, hasil pembahasan antara badan anggaran bersama tim anggaran pemerintah daerah menyepakati, jumlah P-APBD 2019 sebesar Rp 7,1 triliun.

Jumlah tersebut karena ada sejumlah penambahan dari APBD induk tahun 2019 sebesar Rp4,8 triliun, Silpa 2018 sebesar Rp 2,1 triliun dan tambahan dana bagi hasil migas Rp 400 miliar. P-APBD itu sesuai dengan Pasal 316 Undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. [lus/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar