Politik Pemerintahan

Bulan Bakti Gotong Royong XVI 2019, Bupati Kediri Beri Anugerah Desa Inovatif

Kediri (beritajatim.com) – Untuk meningkatkan dan menumbuhkan rasa kegotongroyongan di masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kediri menggelar acara Pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong XVI 2019 di lapangan Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar.

Dalam acara tersebut sekaligus diserahkan penghargaan Anugerah Desa 2019 dan Pengundian Hadiah SSPD PBB-P2 tahap II tahun 2019. Selain itu juga diserahkan hadiah lomba Teknologi Tepat Guna (TTG), Desa Wisata Terbaik dan Pengelolaan Pasar Desa Terbaik.

Pada Anugerah Desa terdapat 10 kategori yang diperlombakan. Demi meraih predikat terbaik, setiap desa menciptakan program-program yang bermanfaat dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dari 52 nominator, diambil 10 desa terbaik untuk mendapatkan penghargaan yang diserahkan langsung oleh Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno.

Selain itu juga dipilih satu orang kepala desa paling inovatif, yaitu Dra. Elmy Yuni Suntari. Inovasi Kepala Desa Kandat ini adalah di bidang pelayanan kesehatan. Ia pun tetap konsisten dalam meningkatkan layanan kesehatan, seperti ‘Kartu Kandat Sehat’ sejak 3 tahun lalu.

“Untuk desa inovatif, ini sangat luar biasa. Seperti program Informasi Desa dari desa Sempu Ngancar, agar dapat ditingkatkan lagi dan diikuti desa-desa lainnya. Untuk PBB-P2, bagi desa yang tercepat dalam pelunasannya, saya ucapkan selamat. Semoga kesungguhan dan kepatuhan dalam membayar pajak dapat terus dipertahankan,” kata Bupati.

Bupati Haryanti berharap, bagi desa-desa yang belum meraih juara harus lebih meningkatkan program dan inovasi baru. Dengan dipimpin oleh kepala desa yang handal, seluruh desa di Kab. Kediri bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

Sebagai informasi, tema BBGRM tahun ini adalah “Dengan Semangat Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat, Kita Tingkatkan Kepedulian dan Peran Serta Masyarakat dalam Membangun Kabupaten Kediri yang Maju dan Sejahtera”.

Hadir pada pencanangan, Sekda Kab. Kediri, Pimpinan Bank Jatim Kediri, Direktur Jawa Pos Radar Kediri, para Kepala SKPD dan Camat, serta kepala desa se-Kabupaten Kediri.

 

Lomba Cipta Karya Inovasi Teknologi Tepat Guna

Salah satu agenda Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XVI Tahun 2019 adalah penyerahan penghargaan kepada para pemenang Lomba Cipta Karya Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG).

Dari 26 nominator, 9 orang menerima penghargaan lomba TTG tersebut. Adapun penilaian lomba telah dilaksanakan DPMPD Kabupaten Kediri pada tanggal 29 dan 31 Oktober 2019 lalu. Penghargaan diserahkan langsung oleh Bupati Kediri, dr. Hj. Haryanti Sutrisno pada gelaran Pencanganan BBGRM Desa Kedungmalang Kecamatan Papar.

“Saya ucapkan selamat kepada seluruh pemenang yang telah menerima penghargaan maupun masuk nominasi. Untuk TTG ini semuanya berguna dalam segala sektor walaupun harus lebih ditingkatkan lagi. Untuk anak-anak SMK, banyak sekali inovasi-inovasi yang dapat diciptakan dan dikembangkan. Semoga ini nanti banyak yang memesan dan menjadi sumber penghasilan,” kata Bupati Kediri.

Kegiatan lomba TTG dimaksudkan untuk merangsang perkembangan teknologi tepat guna di Kabupaten Kediri. Tujuannya adalah untuk memberikan apresiasi kepada pelaku (pencipta) tepat guna dan menambah pengetahuan dan wawasan bagi pemerintah, para pelaku TTG sendiri maupun masyarakat tentang perkembangan teknologi serta manfaatnya. Yang tidak kalah penting, seleksi ini juga untuk memasyarakatkan teknologi dan metode untuk menumbuhkan budaya entrepeneur.

Hasil – hasil karya lomba inovasi teknologi tepat guna diharapkan mampu menjawab persoalan masyarakat, tepat sasaran, mudah penggunaannya serta dapat mengelola potensi sumber daya lokal. [adv kominfo/nng].

Pemenang Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna

1. Roni Dwi Wijayanto dengan alat Sircular Paket

2. M. Anas Solikin dengan inovasi Pompa Air Tenaga Surya

3. Prasetyo Utama dengan alat Tugal Pupuk

4. Dawali dengan inovasi Pompa Air Manual

5. M. Fatkhur Afrulloh, penemu alat Penyiraman Tanaman Otomastis Via Telegram

6. Dwi Puji Lestari dengan Fitting Lampu Sensor Tepuk

7. Eko Yohanes Setyawan dengan Alat Destilasi Minyak Sereh Rotari

8. Risa Asnawi, penemu Koas Semar

9. Muhammad Najmin dengan alat Dome

Apa Reaksi Anda?

Komentar