Politik Pemerintahan

Besok, Pemkab Trenggalek Konsultasi ke Pemprov Soal Mas Ipin

Wabup Trenggalek M Nur Arifin

Surabaya (beritajatim.com) –┬áMenyikapi pemberitaan yang meluas terkait keberadaan Wakil Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin), maka untuk mencegah informasi yang semakin simpang siur secara resmi kami menyampaikan informasi atas nama Pemerintah Kabupaten Trenggalek.

Rilis yang diterima oleh beritajatim.com dari Humas Pemkab Trenggalek, secara kronologis, pada tanggal 19 Januari 2019 pejabat Sekda Trenggalek menerima permintaan dari perwakilan Gubernur Jawa Timur terkait informasi keberadaan Wakil Bupati Trenggalek, menyikapi peredaran informasi di masyarakat yang mengabarkan tidak diketahui keberadaannya selama lebih dari seminggu.

Selanjutnya, pejabat Sekda Trenggalek bersama pejabat pemerintah Kabupaten Trenggalek terkait, melakukan penelaahan dan penggalian informasi terutamanya dari tim protokol termasuk ajudan wakil bupati Trenggalek.

Berdasarkan informasi tersebut, ditemukan bahwa ajudan dan protokol tidak mengetahui keberadaan wakil bupati Trenggalek dan tidak lagi mendampingi sejak aktivitas kedinasan terakhir tanggal 9 Januari 2019, dan menurut keterangan ajudan, pihak keluarga tidak mengetahui keberadaan wakil bupati.

Adapun terkait dugaan perjalanan ke luar negeri, tidak dapat dipastikan keberadaan wakil bupati, namun tidak terdapat pula permohonan dan pengurusan izin perjalanan dinas luar negeri.

Selanjutnya, disimpulkan bahwa dalam situasi seperti tersebut maka Bupati Trenggalek berkewajiban untuk melaporkan kepada Gubernur.

Adapun dalam laporan yang disampaikan tertanggal 19 Januari 2019, selain disampaikan keterangan ketiadaan informasi keberadaan wakil bupati berdasarkan informasi dari tim protokol dan ajudan tersebut di atas, turut ditekankan bahwa pada prinsipnya manakala Bupati dan Wakil Bupati tidak berada ditempat, terdapat pemahaman oleh instansi Pemkab bahwa tujuan dari kepergian adalah untuk kepentingan kedinasan.

Selanjutnya atas penyampaian laporan tersebut, pada hari ini Gubernur Jawa Timur telah mengirimkan surat tertanggal 21 Januari 2019 yang meminta Bupati untuk segera melaporkan secara lengkap kepada Gubernur keberadaan Wakil Bupati Trenggalek selama tanggal 9-19 Januari 2019 karena tidak berada di tempat dan tidak melaksanakan tugas sebagai pejabat negara, serta tidak adanya izin. Adapun dalam rapat pimpinan hari ini, Wakil Bupati tidak berada di tempat dan tidak menghadiri rapat pimpinan Pemkab Trenggalek.

Menindaklanjuti surat ini, maka Bupati beserta para pejabat Pemkab terkait akan berkonsultasi ke Pemprov Jawa Timur pada tanggal 22 Januari 2019 untuk menyepakati langkah tindak lanjut yang seharusnya ditempuh atas surat Gubernur tersebut. (tok/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar