Politik Pemerintahan

Beri Award, LMND Sindir Bupati Jember dan Caleg Nasdem

Jember (beritajatim.com) – Delapan orang aktivis Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) berunjuk rasa di depan kantor Perusahaan Daerah Air Minum dan Pendapa Wahyawibawagraha, di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (8/4/2019) siang.

Para aktivis ini membawa sebuah wadah galon air mineral kosong yang dimodifikasi sedemikian rupa menjadi trofi penghargaan Liga Mahasiswa Award untuk Kategori Mobilisasi BUMD untuk Pemenangan Caleg.

Penghargaan diperuntukkan Abdul Rohim, suami Bupati Faida yang juga calon legislator DPR RI dari Partai Nasional Demokrat, sebagai bentuk sindiran politik. Ini parodi sarkastik terhadap penghargaan konsumen dengan jumlah pembelian tertinggi produk air minum dalam kemasan Hazora yang diterima Rohim dari PDAM Jember.

Penghargaan itu dinilai LMND sebagai bentuk kongkalikong politik. “Yang menjadi pertanyaan adalah kenapa penghargaan diberikan dua minggu sebelum pemilu. Padahal tahun-tahun sebelumnya tidak ada reward serupa,” kata Muhammad Imron Fauzi, koordinator aksi.

LMND menyebut pemberian penghargaan PDAM untuk Rohim menyalahi etika dan norma politik karena sama saja memanfaatkan fasilitas jabatan untuk kepentingan pribadi. “Kami mendesak Bawaslu untuk bersikap tegas atas tindakan pelanggaran yang telah dilakukan oleh caleg Abdul Rohim sebagaimana aturan yang berlaku,” kata Fauzi dalam pernyataan sikapnya.

LMND juga menyayangkan tindakan arogan dan penyimpangan dalam memanfaatkan fasilitas dan jabatan Bupati Jember untuk kepentingan politik praktis. “Kami menyayangkan keberadaan Hazora sebagai perusahaan di bawah PDAM Jember yang tak bersifat netral dalam masa pemilu,” kata Fauzi.

Mereka gagak bertemu Bupati Faida di Pendapa Wahyawibawagraha. Setelah berorasi sekitar hampir satu jam, mereka memberikan trofi penghargaan itu kepada salah satu petugas Satpol PP yang berjaga di depan pendapa. (wir/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar