Politik Pemerintahan

Berdasarkan Riset, Ini 4 Modal Penting Bagi Calon Pengganti Risma di Pilwali Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Pakar komunikasi politik asal Unair Suko Widodo, Kamis (27/6/2019), membeberkan empat modal penting bagi para tokoh yang hendak berlaga di Pilwali Surabaya 2020.

Modal penting ini berdasarkan riset kualitatif yang ia telah lakukan sebelumnya. Sebagai informasi, riset kualitatif ini didapatkan dengan cara melakukan Focus Group Discussion (FGD) dengan berbagai pihak. “Ada empat modal penting yang harus dimiliki setelah saya melakukan diskusi panjang atau riset kualitatif ini. Dan ini harus dimiliki oleh para tokoh yang hendak maju di Pilwali Surabaya 2020,” ujar Suko.

Pertama, modal personal adalah yang terpenting. “Mereka harus mempunyai visi dan misi personal yang jelas dan terukur. Rekam jejak harus sudah teruji pula,” papar pria yang akrab disapa SW ini.

Kedua, modal sosial. “Jejaring sosial yang dimiliki oleh masing-masing tokoh haruslah kuat demi membangun basis massa di tengah masyarakat. Mereka harus dekat dengan publik,” kata Suko.

Ketiga, modal materi atau kebutuhan logistik Pemilu. “Pemilu di Indonesia tidak bisa dipungkiri sangat mahal. Untuk itu modal ini juga sangat penting. Materi yang cukup untuk memastikan proses kampanye dan Pemilu yang akan dilakukan bisa berjalan,” tegas Doktor lulusan Unair ini.

Keempat, modal organisasi politik atau motor partai. “Ketika tiga modal sebelumnya sudah terpenuhi, maka mesin atau motor partai ini jug harus berjalan dengan baik. Tiga modal tadi, akan jadi sia-sia jika tokoh yang ada belum atau tidak memiliki mesin partai yang mumpuni,” pungkas pria yang juga Direktur Pusat Kajian Komunikasi (PUSKAKOM) ini. [ifw/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar