Politik Pemerintahan

Bawaslu Kabupaten Malang Telusuri Dugaan Politik Uang

Malang (beritajatim.com)-Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Malang terus berupaya ungkap kasus dugaan money politik yang dilakukan oleh Tim Sukses (Timses) dua calon legislatif (Caleg) dari Partai Demokrat.

Untuk menelusuri praktik curang money politic itu, Bawaslu menggelar rapat, Rabu (8/5/2019).

Hasil rapat tersebut, Bawaslu akan mengirim surat kepada KPU Kabupaten Malang untuk mencari tau status J yang diduga sebagai tim sukses dan diduga melakukan praktik politik uang.

“Beberapa waktu lalu, dua caleg terduga (T dan N) ini mereka sudah bersumpah atas nama Tuhan kalau tidak melakukan memberi uang. Rapat hari ini kesimpulannya, kami akan bersurat kepada KPU. Dimana isi suratnya menanyakan saudara J apakah masuk unsur sebagai pelaksana, peserta atau tim sukses sesuai pasal 272 ayat 2,” terang Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Malang, George da Silva ketika dikonfirmasi, Rabu (8/5/2019) usai rapat di kantornya Jalan Trunojoyo, Kepanjen.

George menjelaskan, J hingga saat ini tidak pernah hadir ketika pihak Bawaslu mengundang untuk dimintai keterangan.

“Kami sudah berkali-kali mengundang yang bersangkutan (J) untuk hadir beri klarifikasi tapi tak ada jawaban hingga kini,” beber George.

Informasi yang didapat, praktik politik uang ini diduga melibatkan TN, salah seorang Caleg DPRD Kabupaten Malang dari Partai Demokrat nomor urut 1, yang berasal dari dapil II (daerah pemilihan) Kecamatan Ampel Gading, Tirtoyudo, Dampit dan Turen.

Tak hanya TN, Caleg DPR RI nomor urut 3 asal Partai Demokrat Dapil V (Malang Kota, Malang Kabupaten, Kota Batu) berinisial NS juga diduga melakukan praktik serupa.

Modusnya kala itu pada masa tenang tepatnya, Selasa (16/4/2019) kedua caleg melalui timsesnya J ini telah melakukan dugaan money politik pada masa tenang menjelang pemungutan suara di Pemilu 2019, dengan membagi-bagikan uang kepada warga Desa Pagedangan, Turen.

Praktik tersebut dilakukan dengan harapan dapat mendulang perolehan suara. (yog/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar