Politik Pemerintahan

Bawaslu dan PWI Pamekasan Komitmen Canangkan Pengawasan Partisipatif

Pamekasan (beritajatim.com) – Badan Pangawas Pemilu (Bawaslu) bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan, mencanangkan pengawasan partisipatif pada pelaksanaan pemilu serentak yang akan digelar 17 April 2019.

Hal itu dicanangkan dalam Rapat Koordinasi Bawaslu bersama PWI Pamekasan, di BalaiRedjo, Jl Niaga, Sabtu (16/2/2019). “Kami sangat apresiatif dengan gagasan cerdas ini,” kata Ketua Bawaslu Pamekasan, Abdullah Saidi.

“Kemitraan antara insan pers dengan Bawaslu terkait pengawasan partisipatif ini merupakan yang pertama dan secara simbolis nantinya kami akan melakukan penandatanganan nota kesepahaman,” imbuhnya.

Pihaknya berharap peran aktif semua elemen masyarakat seperti insan pers bisa mewujudkan cita ideal pesta demokrasi, yakni terselenggaranya pemilu yang berkualitas, jujur, adil, transparan serta bebas dari berbagai bentuk pelanggaran.

“Pengawasan partisipatif oleh elemen masyarakat ini sebagai upaya pencegahan, karena kami memang mengedepankan pencegahan daripada penindakan. Artinya, prisip lebih baik mencegah dari mengobati sebagaimana jargon dunia kesehatan, juga kita gunakan di Bawaslu Pamekasan ini,” ungkapnya.

Sementara Ketua PWI Pamekasan Abd Aziz mengatakan, pencanangan pengawasan partisipatif antara Bawaslu dengan insan pers sebagai upaya proaktif PWI dalam ikut mensukseskan pelaksanaan pemilu berkualitas. “Peran pers sebagaimana dalam ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers salah satunya sebagai kontrol,” kata Abd Aziz.

Peran aktif insan pers dalam ikut mewujudkan pelaksanaan pesta demokrasi berkualitas, jujur, adil, bebas dan transparan, sangat dibutuhkan. “Kami meyakini pesta demokrasi berkualitas akan terwujud bila didukung oleh semua elemen masyarakat yang memiliki komitmen baik demi mewujudkan tata laksana sistem demokrasi berkualitas,” jelasnya.

Peran aktif insan pers merupakan elemen penting dalam sistem demokrasi, sebab┬ápers yang sehat pada akhirnya akan melahirkan negara yang kuat. “Dengan ini kami mendorong insan pers yang tergabung di organisasi profesi wartawan yakni PWI Pamekasan ini, bekerja sama dengan institusi pengawas pemilu di Pamekasan untuk ikut secara bersama-sama melakukan pengawasan,” ajaknya.

“Tentunya pengawasan ini tentunya juga harus sesuai dengan kapasitas yang kita miliki, apalagi hal ini juga bersamaan dengan momentum Hari Pers Nasional (HPN) 2019 khususnya di tingkat lokal Pamekasan,” pungkas mahasiswa Pascasarjana Media dan Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. [pin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar