Politik Pemerintahan

Bawaslu Banyuwangi Limpahkan Berkas Perusakan APK ke Polres

Banyuwangi (beritajatim.com) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banyuwangi mendatangi Polres setempat. Tujuannya, untuk mengantarkan berkas laporan adanya perusakan sejumlah Alat Peraga Kampanye (APK) peserta pemilu agar dilakukan penyidikan.

Sesuai laporan, sejumlah APK yang dirusak itu antara lain milik Calon Legislatif (Caleg) DPR RI dari Partai PDIP, Banyu Biru Jarot dan Khozin dari Partai PKB. Perusakan diduga dilakukan oleh seseorang di wilayah Desa Barurejo, Kecamatan Pesanggaran beberapa hari lalu.

“Sebelumnya sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) Bawaslu Banyuwangi telah dua kali melakukan kajian terhadap kasus perusakan alat peraga kampanye tersebut. setelah melakukan kajian, dalam pleno yang terdiri dari unsur Bawaslu, Kepolisian dan Kejakasaan memutuskan bahwa laporan tersebut memenuhi unsur pelanggaran pidana pemilu. Sehingga proses selanjutnya dilimpahkan kepada kepolisian untuk dilakukan penyidikan,” ungkap Ketua Bawaslu Banyuwangi, Hamim, Jumat (1/3/2019).

Usai laporan, kata Hamim, polisi akan melakukan penyidikan paling lambat butuh waktu 14 hari. Langkah selanjutnya akan dilimpahkan ke Kejaksaan, dan diambil keputusan bersama dengan sentra gakumdu untuk memutuskan terhadap kasus tersebut.

“Kita menunggu sampai penyidikan selesai,” jelasnya.

Di Kepolisian Resor Banyuwangi, pelimpahan perkara ini diterima oleh Kanit Tipiter Iptu Joko Suhartono. Pihaknya berjanji segera menuntaskan kasus tersebut paling lambat dua minggu.

“Jika pelaku perusakan alat peraga pemilu terbukti bisa diancam dengan hukuman penjara dua tahun,” pungkasnya. (rin/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar