Politik Pemerintahan

Bangunan Inti Waduk Gongseng Kurang Empat Persen

Bojonegoro (beritajatim.com) – Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Kabupaten Bojonegoro Edy Susanto mengatakan pembangunan Waduk Gongseng yang berada di Desa Kedungsari, Kecamatan Temayang hampir selesai.

Pengerjaan inti bangunan waduk kini tinggal empat persen. “Setelah selesai pembangunan bangunan inti waduk baru menyeesaikan sarana pendukungnya. Targetnya selesai akhir tahun ini (2019),” ujarnya, Jumat (18/10/2019).

Pembangunan Waduk Gongseng diharapkan bisa mengendalikan banjir dengan kapasitas 2 juta meter kubik dan dan penyedia air baku sekitar 300 liter/detik. Waduk gongseng ini, kata Edy Susanto, dibangun untuk menampung air sebanyak 22 juta meter kubik yang mampu mengairi areal pertanian seluas 6.191 hektare.

“Kita juga punya Waduk Pacal yang mampu menampung air sebesar 22 juta meter kubik jika ditotal kedua waduk tersebut dapat menampung 44 juta meter kubik, yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air,” terangnya, Jumat (18/10/2019).

Sementara Wakil Bupati Bojonegoro Budi Irawanto mengatakan, dalam dunia pertanian air merupakan faktor yang penting selain kesuburan tanah dan teknologi pertanian. Ketersediaan air menjadi terbatas oleh pergantian musim, sehingga perlu upaya konservasi dan pengaturan penggunaan air secara baik oleh semua pihak.

“Selain pembenahan infrastruktur, Pemerintah juga melakukan pembinaan kepada anggota HIPPA/GHIPPA sebagai kelembagaan pengelolaan irigasi yang dapat memberikan manfaat langsung dari pengelolaan air,” ungkapnya.

Dengan adanya pembinaan ini, Wabup berharap kepada masyarakat petani dapat menjadi organisasi yang mandiri dan mampu baik secara teknis dalam berorganisasi dalam pengelolaan air irigasi diwilayah kerjanya masing-masing. [lus/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar