Politik Pemerintahan

Bakesbangpol Pamekasan Ajak Masyarakat Sabar Tunggu Putusan MK

Pamekasan (beritajatim.com) – Plt Bakesbangpol Pamekasan, Abdul Muin berharap seluruh elemen masyarakat agar tetap bersabar menunggu hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK) seputar hasil pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Pihaknya menilai, kesatuan dan persatuan bangsa jauh lebih baik dibandingkan perbedaan yang mengakibatkan perpecahan. Terlebih Indonesia merupakan negara hukum yang harus dijunjung tinggi oleh semua elemen bangsa, termasuk bagi elemen masyarakat yang tengah bertikai.

“Prinsipnya perbedaan (dalam pandangan politik) itu merupakan keniscayaan yang harus kita hargai bersama. Namun kerusuhan atau tindakan main hakim sendiri, baik sifatnya pribadi maupun kelompok, apalagi dapat menimbulkan kerugian banyak pihak, hal itu tidak dibenarkan dan melanggar hukum yang berlaku,” kata Abdul Muin, Jum’at (21/6/2019).

Selain itu pihaknya mengajak semua elemen masyarakat agar bersama-sama menahan diri, serta tetap komitmen menjaga persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Kami berharap masyarakat tenang dan tidak mudah terprovokasi dengan adanya berbagai isu, khususnya di berbagai jejaring media sosial,” ajaknya.

“Karena jika sampai terpancing dengan berbagai isu tanpa adanya tabayun, hal tersebut tentunya dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Apalagi nilai persatuan dan kedaulatan bangsa jauh lebih penting dan lebih utama daripada perpecahan,” sambung pria yang juga menjabat sebagai Rektor Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan.

Dari itu pihaknya mengajak semua elemen masyarakat agar bersama-sama menahan diri, serta menghentikan segala bentuk aksi kerusuhan yang dapat memecah belah bangsa. “Soal sengketa pilpres, itu sudah menjadi kewenangan MK untuk memutuskan. Indonesia adalah negara hukum, dan di mata hukum kita semua sama,” ungkapnya.

“Tidak kalah penting kami juga berharap agar hasil putusan MK nanti tetap mengedepankan aspek keadilan dan kebersamaan, sehingga bisa diterima oleh semua pihak dengan lapang dada dan besar hati. Tentunya demi mewujudkan keamanan dan persatuan dalam bingkai NKRI,” pungkasnya. [pin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar