Politik Pemerintahan

Badrut Tamam Komitmen Terapkan Ilmu Hasil P3DA di Pamekasan

Pamekasan (beritajatim.com) – Bupati Pamekasan, Badrut Tamam menegaskan komitmennya untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan hasil Program Pemantapan Pimpinan Daerah (P3DA) Angkatan X 2019 di kabupaten yang dipimpinnya.

Hal itu disampaikan pasca dirinya mengikuti P3DA 2019 yang digelar Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Republik Indonesia. Bahkan ia juga menerima penghormatan dan ijazah langsung dari Gubernur Lemhanas RI, Letnan Jenderal Agus Widjojo pada acara penutupan di Jakarta, Rabu (20/11/2019) malam.

Selain itu, bupati muda juga didampingi sang istri, Nayla Badrut Tamam saat dikukuhkan sebagai anggota Ikatan Alumni (IKA) P3DA oleh Ketua IKA P3DA, Jenderal Purnawirawan Agun Gumelar pasca menjalani karantina selama dua bulan terakhir.

“Alhamdulillah kami sudah selesai mengikuti program yang digelar Lemhanas selama dua bulan terakhir, kedepan kami memiliki komitmen untuk mengaplikasikan beberapa ilmu dan materi yang kami peroleh untuk pembangunan di Pamekasan bersama para stakehokders,” kata Bupati Pamekasan, Badrut Tamam, Kamis (21/11/2019).

Bersamaan dengan hal tersebut, pihaknya mengajak seluruh elemen untuk bersama mewujudkan pembangunan di daerah Bumi Gerbang Salam. “Pamekasan ini untuk menjadi hebat dibutuhkan cara yang hebat, dan semuanya harus bersama-sama berupaya untuk mewujudkan Pamekasan bisa bersaing dengan daerah hebat lainnya,” ungkapnya.

“Melalui dukungan dari semua pihak dan seluruh stakeholeders yang ada, kami sangat optimistis menjadikan Pamekasan yang berkemajuan menuju ikhtiar kami, yakni Bhajre, Rajjhe tor Parjhuge,” sambung bupati yang akrab disapa Ra Badrut.

Dari itu pihaknya menyatakan komitmennya untuk untuk mengaplikasikan ilmu hasil materi dan wawasan selama pelaksanaan Lemhanas di Pamekasan. “Alhamdulillah berkat doa dan dukungan ajunan (anda) semua, pendidikan di Lemhanas RI selesai dengan predikat memuaskan. Ilmu dan bhakti akan terus kami persembahkan untuk Pamekasan Hebat,” pungkasnya.

Seperti diketahui, P3DA yang digelar Lemhanas RI bertujuan memantapkan pimpinan daerah yang berintegritas, berkarakter, berwawasan kebangsaan, berpikir strategis serta terampil dalam memecahkan masalah pembangunan nasional di tingkat daerah.

Selain itu, pimpinan daerah juga dituntut untuk memahami empat konsensus dasar bangsa, memiliki cakrawala pandang wawasan kebangsaan, ketahanan nasional, dan kewaspadaan nasional. Termasuk juga menciptakan pimpinan daerah yang terampil memecahkan masalah di daerah dan mampu memberikan saran kepada pemerintah daerah tingkat satu tentang kebijakan publik dan terkait nilai-nilai berkebangsaan.

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua bulan terakhir, terhitung sejak Selasa (24/9/2019) hingga Rabu (20/11/2019) kemarin. Tercatat sebanyak 41 orang yang terdiri dari 41 orang kepala daerah alias bupati, 11 wakil bupati, 1 wali kota, 3 wakil wali kota, 6 ketua DPRD serta 1 ketua seknas adkasi. [pin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar