Politik Pemerintahan

Aparatur Desa di Pamekasan Diminta Perbaiki Data Desa

Pamekasan (beritajatim.com) – Bupati Pamekasan, Badrut Tamam meminta para aparatur desa agar segera memperbaiki data desa dengan memprioritaskan program pembangunan.

Hal itu dilakukan sebagai upaya penyesuaian program pemerintah untuk pembangunan di tingkat desa, agar lebih baik dan tepat sasaran. Terlebih saat ini, pembangunan desa menjadi salah satu prioritas di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam.

“Jadi kami meminta kepada para aparat desa agar memperbaiki data desa dan program prioritas pembangunan desa,” kata Bupati Pamekasan, Badrut Tamam, di sela-sela kegiatan Safari Ramadan di Kecamatan Pasean, Senin (21/5/2019).

Permintaan tersebut bukan tanpa alasan, sebab dengan data desa yang baik nantinya program pembangunan juga bakal tertata dengan baik dan tepat sasaran. “Beri judul desa ajunan (anda), misalnya desa A ada pertanian, desa B adalah desa UMKM dan sebagainya,” ungkapnya.

“Sehingga dengan demikian, maka bantuan yang akan dikucurkan pemerintah bisa tepat guna dan tentunya bernilai atau bermanfaat untuk pembangunan desa itu sendiri,” sambung bupati muda yang akrab disapa Ra Badrut.

Memang dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah kabupaten (pemkab) Pamekasan, gencar melakukan berbagai program inovatif seputar pembangunan desa. Salah satunya bursa inovasi desa yang sudah digelar dua kali selama kepemimpinan Badrut Tamam dan Raja’e.

Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya untuk memberikan pengalaman, sekaligus memamerkan ide kreatif masing-masing desa demi mendorong agar desa selalu berinovasi menjadi lebih baik.

Apalagi dalam momentum pertukaran ide kreatif tersebut juga disertai penjelasan detail seputar inovasi desa, baik dari desa di Jatim maupun di luar Jatim yang di cover langsung oleh para pendamping desa.

Program tersebut juga diharapkan bisa mendorong seluruh desa agar melakukan inovasi dengan dengan berbagai potensi masing-masing. Salah satunya desa bisa berinovasi dengan berbagai program, baik melalui sarana olahraga, kantor usaha milik desa yang nantinya bisa mengembangkan produk lokal yang ada di desa.

Sebelumnya Bupati Pamekasan, juga sempat mengimbau agar seluruh kepala desa (kades) agar membangun dan atau mengembangkan berbagai potensi demi mendorong pembangunan infrastruktur maupun ekonomi kreatif.

“Seperti kita ketahui bersama, jika hanya difokuskan pada infrastruktur dana itu habis. Kalau orentasi pengembangan ekonomi bisa saja berputar, ini akan meningkatkan PDRB dan memperbaiki PDM. Dengan begitu, ada pertumbuhan ekonomi di masing-masing desa,” jelasnya.

Dari itu, pihaknya mengimbau kepada seluruh kades agar memiliki pilihan inovasi sesuai dengan potensi desa masing-masing. “Dengan demikian, Pamekasan akan jadi lebih baik kedepannya. Dan komitmen melakukan ini, orientasinya demi Pamekasan Hebat, Bhejre, Rajjhe tor Parjughe,” pungkasnya. [pin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar