Politik Pemerintahan

Antisipasi Banjir, DPRD Jatim Ingatkan Kualitas Tangkis Sungai

Jember (beritajatim.com) – Satib, anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, mengingatkan kepada rekanan dan pemerintah provinsi agar memperhatikan kualitas tangkis atau tanggul yang dibangun di Sungai Kalisanen, Dusun Mandilis, Desa Sanenrejo, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember.

Tangkis sepanjang 176 meter itu dibangun dengan didanai APBD Jatim sekitar Rp 813 juta. Sungai Kalisanen selama ini sering meluap dan menyebabkan banjir saat musim hujan.

“Karakter sungai di Sanenrejo dan di daerah Jember timur hampir sama. Ketika musim hujan, debit air betul-betul besar tak bisa terkendalikan. Tapi di luar musim hujan, debit air kecil sekali,” kata Satib, di sela-sela kunjungan kerja ke Sungai Kalisanen, Rabu (30/10/2019).

Air sungai yang deras ini menggerus tanah di tepi sungai yang sebagian ditempati warga. Kepala Desa Sanenrejo Sutikno mengatakan, ada 16 rumah di lokasi itu yang jadi korban. Akhirnya warga direlokasi dan dibangunlah tangkis di sana. “Kalau mereka tak pindah ya habis tergerus sungai,” katanya.

“Tangkis untuk mengantisipasi sungai tak menghantam tanah. Kita cek betul sudah benar belum pelaksanaannya, karena konsekuensinya tinggi,” kata Satib.

Satib mengatakan belum mengecek pondasi tangkis sampai tingkat bawah. Namun dia meminta rekanan mengerjakan dengan baik sesuai dengan penawaran saat lelang. “Ketika kita ditetapkan menjadi pemenang lelang ya harus konsekuen mengerjakan sesuai rencana dan syarat kerja,” katanya.

Satib sempat menanti kedatangan Kepala Unit Pelaksana Teknis Sungai Bondoyudo Baru Joko Wahyono untuk berbicara persoalan sungai tersebut. Namun dinanti hingga satu jam lebih, dia tidak datang.

“Saya tadi ke sana. Tapi saya di kantor ada tamu, lalu saya ke Kejaksaan Negeri Jember (lebih dulu), mau saya ajak sama-sama sekalian dengan pelaksana dan pengawas sekalian,” kata Joko via ponsel.

Joko mengatakan, proyek tersebut dikerjakan sesuai kontrak. “Tapi kalau ada masukan kira-kira yang mana. Kami terbuka. Apalagi sekarang proyek belum selesai,” katanya. [wir/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar