Politik Pemerintahan

Amien Sebut Prabowo Unggul di Jatim, TKD Jokowi: Manuver Menyesatkan

Surabaya (beritajatim.com) – Anggota Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Amien Rais mengklaim, pasangan yang didukungnya tersebut berhasil menang di Jawa Timur.

Dalam video yang viral beredar di berbagai grup percakapan, Amien menyebut perolehan suara Prabowo lebih dari 50 persen di Jatim.

Saat dikonfirmasi, Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim untuk Jokowi-Ma’ruf Amin, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin, menyatakan sudah melihat video Amien Rais tersebut.

“Iya, saya juga lihat di beberapa grup WhatsApp. Itu kan versinya Mbah Amien. Kok ora wis-wis yo manuver menyesatkan begini. Saya ini sebenarnya campur aduk lihat manuver 02. Ya heran, ya sedih, ya lucu, kok sampai segitunya ya,” ujarnya, Jumat (19/4/2019) malam.

Machfud mengatakan, sebaiknya semua pihak menghormati tahapan pemilu saja. “Kalau tidak terima quick count, ya tunggu real count dari KPU. Jangan versi maunya dan klaimnya Pak Amien saja. Kalau gitu, kenapa enggak sekalian saja klaim Pak Prabowo menang 95 persen di seluruh Indonesia? Biar kucing-kucing ketawa,” imbuh Machfud.

“Wis-wis daripada lihat klaim-klaim lucu begitu, mending kerja lagi. Ini sedang merampungkan rekapitulasi internal, sekalian kita pantau terus penghitungan di tingkat PPK di kecamatan,” pungkas Machfud.

Berikut kutipan pernyataan lengkap Amien Rais dalam video tersebut:

Saudara-saudaraku terutama di Jawa Timur. Kan semua yang menghitung, bukan hanya quick count lagi, (ini) real count tiga lembaga yang diakreditasi oleh Bawaslu mengatakan, ini sebuah rahmat minallah, ternyata 02 itu menang di Jawa Timur. Bukan Madura, bukan Banyuwangi, bukan Situbondo, seluruh Jawa Timur kita menang sudah 50 persen lebih. Insya Allah. Merdeka!

Jadi si Joko ini cuma menang di Jawa Tengah, Bali, NTT, kemudian daerah kecil-kecil, Yogyakarta juga menang. Lainnya Alhamdulillah (Jokowi) kalah semua.

Sehingga kita Insya Allah 20 Oktober dilantik Prabowo-Sandi, kita bangun kembali negeri ini. Yang salah masuk penjara. Yang tobat diadili, tapi tetap hukum ditegakkan. (tok/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar