Politik Pemerintahan

Alun-alun Kota Jember Masih Ramah Bagi PKL

Jember (beritajatim.com) – Kawasan di Alun-alun Kota umumnya steril dan bersih dari Pedagang Kaki Lima (PKL), namun tidak di Kabupaten Jember. Pasalnya, jalanan sekitar alun-alun kota ini, masih tampak dikelilingi gerobak PKL yang berjualan.

Berdagang di sekitar jalanan Alun-alun Kota Jember, sudah menjadi maklumat umum. Sehingga, para PKL menganggap tidak ada peraturan khusus dari pemerintah Kabupaten Jember yang melarang mereka untuk berjualan di sana.

“Bagi kami sudah menjadi paham bersama berjualan di sekitar jalanan alun-alun ini, pihak pemerintah juga ndak pernah datang ke sini terus tiba-tiba melarang kami berjualan. Sudah sepaham lah, soalnya warga juga minat kok,” tutur Samsudin (39), salah seorang Pedagang Kaki Lima (PKL) kepada beritajatim.com, Jumat (12/07/2019) kemarin.

Alun-alun Kota yang asri dan sejuk tersebut, akan bertambah ramai ketika akhir pekan, tepatnya ketika malam Minggu. Setiap sudut alun-alun, akan dipenuhi oleh PKL yang berjualan berbagai macam jajanan. “Apalagi kalau malam minggu itu, alun-alun kota sudah jadi seperti pasar, banyak orang dari mana-mana, beli jajanan macam-macam,” ujar Samsudin (39).

Kendati demikian, alun-alun selalu bersih dan rapih. Hal tersebut karena PKL dituntut senantiasa menjaga kebersihan bersama. (ihs/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar