Politik Pemerintahan

Akses Informasi Pemkab Bojonegoro Diterapkan Melalui Juru Bicara

Bojonegoro (beritajatim.com) – Kran informasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro akan dibuka melalui juru bicara. Dalam Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) juru bicara tersebut memang wajib ada di setiap badan publik, yakni pejabat pengelola informasi daerah (PPID), Jumat (24/5/2019).

Dibentuknya juru bicara tersebut menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Bojonegoro, Kusnandaka Tjatur, untuk menindaklanjuti surat edaran Menteri Dalam Negeri tentang Penunjukan Juru Bicara di Pemerintah Daerah, termasuk di Bojonegoro. Sehingga tata kelola informasi bisa lebih baik.

Hal itu disampaikan oleh Kusnandaka dalam pertemuan dengan sejumlah awak media siber di Co Creating Room lantai dua gedung Pemkab Bojonegoro. Pertemuan yang bertema Peningkatan Publikasi Branding Bojonegoro Melalui Kemitraan dengan Media Online di Bojonegoro itu juga digelar diskusi untuk tetap menjalin kerjasama yang baik.

“Hal ini juga untuk menjalankan Perpres 95 tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik dan sesuai UU Keterbukaan Informasi Publik,” terangnya.

Pemkab Bojonegoro, lanjut dia, juga telah menyiapkan gedung dua lantai sebagai pusat data atau common center yang menyajikan berbagai data dan tempat yang bisa dipakai ruang diskusi bagi masyarakat termasuk jurnalis. Sehingga dalam menjalin kemitraan dengan media siber, Kominfo memiliki fungsi untuk tata kelola informasi yang maksimal.

“Untuk kemitraan ini, informasi-informasi yang berkaitan dengan Pemkab Bojonegoro akan kami sampaikan kepada rekan media untuk bisa dipublikasikan,” ungkapnya.

Sementara, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Pemkab Bojonegoro, Ninik Susmiati mengatakan, media siber saat ini memiliki banyak keunggulan dibanding media konvensional lain terutama dalam hal kecepatan. Informasi yang disampaikan juga beragam, mulai dari teks, gambar, video serta bisa berinteraksi langsung di bagian kolom komentar.

“Untuk itu Pemkab berhadap bisa meningkatkan kemitraan bersama media siber yang ada di Bojonegoro dalam rangka branding kota untuk penyebaran berita yang lebih luas,” ungkapnya.

Salah seorang wartawan di Kabupaten Bojonegoro, Sasmito Anggoro mengungkapkan, dibentuknya juru bicara di lingkup Pemkab Bojonegoro ini diharapkan bukan bermaksud untuk menutup kran informasi bagi media yang akan melakukan peliputan. “Juru bicara ini diharapkan bisa menguasai atau menjadi jembatan bagi media untuk memperoleh informasi,” harapnya. [lus/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar