Politik Pemerintahan

Aklamasi, Abdul Rouf Kembali Pimpin PWI Sidoarjo

Sidoarjo (beritajatim.com) – Abdul Rouf terpilih kembali secara aklamasi menjadi Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sidoarjo dalam Konfercab ll, untuk masa bakti 2019-2022.

“Menetapkan Abdul Rouf sebagai Ketua PWI Sidoarjo terpilih,” ucap Eko Pamuji, Sekretaris PWI Jawa Timur yang memimpin sidang pleno Konfercab II PWI Kabupaten Sidoarjo yang digelar di Ballroom Fave Hotel Sidoarjo, Selasa (26/3/2019).

Pada Konfercab kali ini, ada tiga kandidat yang dicalonkan untuk maju dalam pemilihan ketua yaitu Abdul Rouf, wartawan jatimterkini.com, Sugeng Purnomo wartawan Surabaya Pagi dan Achmad Suprayogi, wartawan Harian Bhirawa.

Namun, Ahmad Suprayogi mengundurkan diri sebagai calon ketua ketika pimpinan sidang pleno meminta maju oleh pimpinan sidang pleno untuk menunjukan kartu anggota PWI, sebagai salah satu syarat pencalonan menjadi ketua.

Proses pemilihan pun berlanjut dengan menyisahkan dua kandidat yaitu Abdul Rouf dan Sugeng Purnomo yang telah memenuhi syarat. Namun, ketika menyampaikan visi dan misi, Sugeng Purnomo mengundurkan diri dengan alasan tertentu.

Abdul Rouf akhirnya secara aklamasi ditetapkan sebagai ketua terpilih priode kedua. “Kami berterima kasih atas kepercayaan teman-teman PWI yang memberikan amanat menjabat Ketua PWI Sidoarjo priode kedua ini,” ucap Rouf.

Ia pun mengajak kepada anggota PWI Sidoarjo agar tetap guyub dan kompak untuk bersama-sama membangun dan membesarkan PWI Sidoarjo. “Saya tidak mungkin bekerja sendiri tanpa adanya suport dari teman-teman lainnya,” ajaknya.

Sementara itu, Wakil Ketua PWI Jatim Bidang Pendidikan Ainurrahim mengapresiasi Konfercab PWI Sidoarjo berjalan secara lancar dan tanggungjawab, terbuka dan demokrasi.

Pimpinan beritajatim.com itu berpesan, tentunya dalam memimpin organisasi, kedepan tantangan lebih berat. Meski demikian harus tetap profesionalisme dan menjunjung kode etik dan koridor yang ada.

“Junjung nama baik organisasi dan semua harus terus bersatu dan guyup, mulai pengurus dan anggota semuanya,” himbau Ainurrohim.

Masih kata Ainurrahim, faktor keberlanjutan organisasi ditunjang dari menjaga aspirasi yang harus didengar. Roda organisasi harus digerakkan secara bersama-sama dan pasti hasil akan bagus. “Organisasi bisa maju harus digerakkan bersama-sama,” terangnya menutup. (isa/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar