Politik Pemerintahan

Begini Penjelasan Soal Aset Lahan Milik PCNU Gresik yang Kembali Mencuat

Ketua PCNU Gresik KH.Khusnan Ali saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait aset lahan milik PCNU

Gresik (beritajatim.com) – Persoalan aset lahan milik PCNU Gresik yang berada di exit jalan tol Kebomas kembali mencuat. Aset lahan seluas 4.900 meter persegi itu, kabarnya dialihfungsikan menjadi hotel bintang tiga.

Menanggapi hal itu Ketua PCNU Gresik, KH.Khusnan Ali menuturkan, secara kelembagaan pihaknya sudah mengumpulkan beberapa pengurus hari ini dengan melakukan pertemuan (Tabayun) guna memperoleh kejelasan.

“Pertemuan atau tabayun kali ini untuk mencari kejelasan. Jadi hal-hal yang belum jelas dari semua pihak dicari informasinya. Ya sebatas itu dari pertemuan ini,” tuturnya kepada wartawan, Selasa (8/10/2019).

KH Khusnan Ali berharap dari pertemuan ini. Maka muncul informasi yang mengikuti pertemuan tersebut. Dari hasil pertemuan, atau tabayun itu kedepan dijadikan perubahan untuk merumuskan langkah-langkah kedepannya.

“Pertemuan pengurus PCNU Gresik cuma sebatas itu,” ujarnya.

Saat ditanya apakah secara kelembagaan PCNU Gresik sudah melakukan kerjasama dengan pihak swasta terkait alih fungsi lahan. Dijelaskan KH.Khusnan Ali, saat ini organisasinya belum terlibat kerjasama dengan siapapun.

“Lah justru itu melalui pertemuan ini dicari formulanya. Kalau sudah ketemu dirumuskan bareng-bareng dengan ahlinya,” ungkapnya.

Diakui KH.Khusnan ali, saat ini ada peralihan memang atas nama lahan tersebut masih nama perorangan. Meski atas nama perorangan yang bersangkutan sudah menyadari lahan itu tetap atas nama PCNU Gresik.

“Harapan kami tujuan baik ini nanti tidak terkendala hal-hal teknis,” paparnya.

Sementara itu, Rois Syuriah PCNU Gresik KH.Mahfud Ma’sum menyatakan pembangunan di aset lahan tersebut tetap dilanjutkan dan aset itu tetap milik PCNU Gresik dan bukan perorangan.

“Aset lahan tetap milik PCNU Gresik kalaupun nanti dibangun hotel sistemnya kerjasama melalui saham,” pungkasnya.

Sementara itu, mantan Ketua PCNU Gresik periode tahun 2000-2005 hingga 2010-2015 Husnul Khuluq yang namanya mencuat terkait dengan aset lahan ini saat dikonfirmasi menyatakan pihaknya tidak mempersoalkan. Dia ingin bahagia semua. Tidak ada miss dan tidak ada apa-apa.

“Pertemuan tabayun ini supaya bareng-bareng tersenyum. Yang penting kerjasama ada hitungannya,” kata Mantan Sekda Pemkab Gresik itu. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar