Politik Pemerintahan

Ponorogo Bakal Punya Bumi Perkemahan

Ponorogo (beritajatim.com) – Para Pramuka dan penyuka kegiatan luar ruang di Ponorogo dan sekitarnya tidak bakal perlu repot mencari bumi perkemahan yang cukup luas di bumi reyog. Sebab 2019 mendatang, Pemkab Ponorogo akan membangun lahan untuk berkemah ini.

“Memang dari Kwartir Cabang Ponorogo yang dipimpin Bapak Wabup Soedjarno sudah mengajukan dan sudah kita setujui untuk membangun semacam bumi perkemahan. Lokasi di Sawoo dekat Waduk Bendo,” ungkap Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni usai melepas Kontingen kontingen Kemah Nasional 4 Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Ponorogo di Cibubur 18-19 November 2018 di Pendopo Pemkab Ponorogo, Selasa (13/11/2018).

Disebutkannya, luas bumi perkemahan itu mencapi sekitar 5 hektare. Lokasi sekitar Waduk Bendo dipilih karena lahannya cukup luas dan nantinya cukup dekat dengan sumber air. Dengan begitu peserta kemah tidak akan kesulitan mendapatkan air bersih untuk kegiatannya.

Sayangnya Ipong belum bersedia menyebut jumlah anggaran yang disediakan Pemkab Ponorogo untuk pembuatan bumi perkemahan tersebut. Hanya saja ia yakin akan selesai di 2019 nanti.

“Berapa ya saya kok tidak ingat. Harapannya adik-adik pramuka bisa lebih leluasa berkegiatan meningkatkan jiwa kepanduannya. Juga bisa dipakai organisasi lain yang perlu kegiatan luar ruang,” ujarnya.

Wabup Ponorogo Soedjarno mengatakan, lahan yang diajukan sebagai bumi perkemahan adalah milik Perhutani. Statusnya adalah pinjam pakai. Tidak banyak bentuk lahan yang akan diubah. Kawasannya akan didominasi oleh hutan dan perkebunan.

“Kita pinjam pakai itu nantinya. Di dalamnya nanti ada semacam wahana untuk ketangkasan dan permainan. Ada sarana MCK dan pendopo terbuka serta tempat ibadah,” ujarnya.

Namun, lanjut Soedjarno, jangan diharapkan bumi perkemahan ini menjadi sumber pendapatan daerah. Sebab mereka yang memakai tidak akan dipungut biaya semacam tiket masuk atau yang lainnya. [dil/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar