Politik Pemerintahan

859 Calon Kepala Desa di Kabupaten Malang Ikrar Damai Tolak Kerusuhan

 

 

Malang (beritajatim.com) – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Malang akan berlangsung pada 30 Juni 2019 mendatang. Pilkades nantinya, akan digelar di 269 Desa se Kabupaten Malang dengan diikuti 859 Calon Kades.

Untuk menekan terjadinya konflik dal Pilkades nantinya, seluruh Calon Kepala Desa pun mengikrarkan diri untuk tetap menjaga perdamaian meskipun kalah atau menang.

Daalam Apel Deklarasi Pilkades Damai dan Ikrar Calon Kepala Desa Siap Kalah Siap Menang gelombang III Tahun 2019, dipimpin langsung oleh Plt. Bupati Malang, HM. Sanusi di Halaman Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jumat (21/6/2019).

Dalam apel tersebut, juga dilakukan secara simbolis oleh dua orang perwakilan cakades untuk penandatanganan deklarasi pilkades dilanjutkan pengukuhan tim satgas saber judi pilkades oleh Plt. Bupati Malang bersama Dandim 0818, Kapolres Malang dan Kapolres Batu, Wakapolres Batu, Forkopimda Kabupaten Malang, Sekretaris Daerah, Para Pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang, para Calon Kepala Desa, Anggota TNI Polri, serta Muspika se-Kabupaten Malang.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, menyambut baik sekaligus menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini yang merupakan langkah awal dalam rangka menggelar hajatan demokrasi di Kabupaten Malang yaitu Pemilihan Kepala Desa Serentak Gelombang Ketiga Tahun 2019. Semoga pelaksanaan Pilkades pada 30 Juni 2019 dapat berjalan lancar, aman dan damai,” ucap Sanusi.
Kata Sanusi, Pilkades ini juga merupakan sarana dalam rangka mengembangkan nilai-nilai demokrasi dan politik di Indonesia, sekaligus proses pembelajaran budaya politik kepada masyarakat. Dengan memilih figur atau sosok pemimpin yang sesuai dengan hati nurani dan keyakinannya, serta mampu membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat.

“Tentunya hal tersebut merupakan suatu kebanggaan bagi kita semua, sekaligus menjadi motivasi agar terus mengupayakan semangat juang yang sama, demi kesuksesan pesta demokrasi Pilkades Serentak Gelombang Ketiga pada tahun ini. Saya harap jangan ada pihak yang berusaha untuk merusak makna demokratis yang terkandung dalam setiap pelaksanaan Pilkades. Beda pilihan merupakan hal yang wajar terjadi dalam demokrasi,” himbau Sanusi.

Terpisah, Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung berpesan agar seluruh Calon Kepala Desa dan semua pendungnya, untuk tetap menomorsatukan persatuan dan kesatuan. Tidak berbuat anarkis dan kerusuhan. Serta menjaga kondusifitas desa masing-masing.

“Masyarakat jangan sampai terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab dan berpotensi menimbulkan kekacauan atau situasi yang tidak kondusif, yang pada akhirnya mengakibatkan kerugian bagi masyarakat,” pungkasnya. (yog/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar