Politik Pemerintahan

Enam TPS di Jember Dijangkau dengan Kuda

Jember (beritajatim.com) – Ketua Komisi Pemilihan Umum Jember Muhammad Anis mengatakan belum ada kerawanan pada 7.666 tempat pemungutan suara. Namun ada TPS yang berada di lokasi terjauh.

“Dari pemilu ke pemilu TPS jauh selalu ada. Namun sejauh ini belum pernah ada kendala berarti, sehingga kami dari sisi penyelenggaraan belum menyebut itu sebuah kerawanan,” kata Anis, di sela-sela acara apel Sispamkota (Sistem Pengamanan Kota) dan simulasi di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat (22/3/2019).

Semula dua TPS di Dusun Bandealit, Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo yang berlokasi cukup jauh dari pusat kota. Namun karena jumlah daftar pemilih tetap dalam satu TPS menyusut, maka jumlah TPS yang terjauh pun meningkat menjadi enam yakni TPS 15, 16, 17, 18, 19, dan 20. “Di Tempurejo tidak bisa pakai kendaraan bermotor untuk ke sana. Biasanya pakai kuda (untuk mengantarkan logistik pemilu, red), ” kata Anis.

Sementara itu, Komandan TNI Distrik Militer 0824 Letnan Kolonel Infantri Arif Munawar menyiapkan 500 personel untuk pengamanan pemilu.

“Kami sebenarnya selalu bersinergi dan berkoordinasi dengan polres. Sementara ini belum ada yang rawan. Namun daerah Tempurejo kita atensi lebih karena lokasinya yang sulit dan jauh,” kata Munawar.

Sementara itu apel diikuti 16 ribu personel, yakni 960 anggota Polres Jember, 270 personel TNI, 15 ribu Linmas, dan instansi samping lainnya. “Jangan ragu datang ke TPS, kami polisi dan TNI, serta jajaran samping menjamin keamanan masyarakat,” kata Kepala Kepolisiab Resor Jember Ajun Komisaris Besar Kusworo Wibowo. [wir/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar