Politik Pemerintahan

36 Tahanan Polrestabes Surabaya Diberi Hak Nyoblos

Surabaya (Beritajatim.com) – Dari sekitar 202 jumlah tahahanan yang ada di Markas Besar Kepolisian Resort Surabaya, hanya sekitar 36 tahanan saja yang memenuhi syarat untuk menentukan hak pilihnya pada pelaksanaan pemilu calon presiden dan wakil presiden, anggota legislatif, serta DPD, pada Rabu (17/4/2019).

Hal ini disampaikan Kasat Tahti (Perawatan Tahanan dan Barang Bukti) yaitu Kompol Wayan Purwa, “202 itu jumlah tahanan hari ini. Kemudian, setelah dilakukan sosialisasi ada 74 pendaftar dan hanya 36 tahanan yang hanya lolos persyaratan”, ucapnya.

Untuk pelaksanaan dan sistem pemilihan umum di ruang tahanan Polrestabes kota Surabaya sendiri menurut Kompol Wayan tidak ada halangan. Pihaknya sudah jauh-jauh hari melakukan kordinasi dengan TPK dan sosialisasi juga kepada para tahanan. Hanya saja, untuk urusan administrasi memang harus tertib, seperti menyesuaikan tahanan dengan surat sesuai domisili aslinya. Baik itu yang asli Surabaya maupun luar Surabaya.

Berbeda dengan pengamanan pelaksanaan pemilu di tempat lain di Surabaya yang melibatkan polisi dan TNI. Polisi berpangkat Kompol tersebut mengatakan, “khusus disini pengamanan cukup dari anggota Polrestabes lah” tuturnya. (Juf/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar