Politik Pemerintahan

35 Perusahaan di Malang Siap Rekrut Penyandang Difabel

Malang (beritajatim.com) – Kabar baik bagi penyandang disabilitas. Sedikitnya 35 perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Malang, siap membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk bekerja.

Demikian Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang, Yoyok Wardoyo, menjelaskan. Kata Yoyok, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan sejumlah perusahaan yang ada di wilayahnya.

“Saat ini, sudah ada 35 perusahaan yang telah menyatakan akan menyiapkan lapangan pekerjaan,” kata Yoyok, Selasa (22/1/2019).

Mengacu pada Undang-undang nomor 8 tahun 2016 tentang disabilitas, Yoyok menjelaskan, penyandang disabilitas memang sepatutnya mendapatkan kesempatan bekerja di sebuah perusahaan.

Berdasarkan Undang-undang itu yang kemudian membuat pihak Disnaker membuat lobi-lobi pada perusahaan agar memberikan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas.

“Kami berupaya membuat trobosan baru, agar pihak perusahaan baik itu milik pemerintah maupun swasta, bisa memberikan kesempatan bekerja kepada penyandang difabel,” jelasnya.

Lebih jauh, Yoyok juga menyebutkan dalam Undang-undang tersebut telah diatur, perusahaan swasta wajib memperkerjakan penyandang disabilitas dengan kuota minimal satu persen dari total karyawan.

Sementara untuk instansi pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) harus memenuhi kuota sebesar dua persen.

Disnaker juga memperkuat sinergi dengan Dinas Sosial. Tujuannya, agar kebutuhan penyandang disabilitas perihal lapangan kerja bisa terakomodir dengan baik, mengingat selama ini segala hal yang menyangkut disabilitas berada ditangan Dinsos.

“Ada sekitar 5 ribu penyandang disabilitas, kami akan gandeng Dinas Sosial,” Yoyok mengakhiri. (yog/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar