Politik Pemerintahan

Dapat BK Desa

3 Desa di Mojokerto Digerojok Anggaran Rp900 Juta

Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi dalam acara rembuk desa di Kecamatan Mojosari beberapa waktu lalu. [doc]

Mojokerto (beritajatim.com) – Tiga desa di Kecamatan Mojosari dikucur Bantuan Keuangan (BK) Desa tahun anggaran 2019 senilai total Rp900 juta. Tiga desa tersebut antara lain Randubango, Modopuro dan Desa Kedunggempol, masing-masing mendapatkan Rp300 juta.

Bantuan diserahkan Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi pada acara rembuk desa. Pemberian BK desa dimaksudkan untuk mempercepat pembangunan di pedesaan. Hal ini guna menyeimbangkan pertumbuhan dan perekonomian Kabupaten Mojokerto. Namun hal tersebut juga butuh sinergi dengan seluruh elemen masyarakat.

“Pembangunan dimulai dari desa sesuai instruksi pusat. Prinsip kami adalah pemerataan di segala bidang. Pembangunan ada skalanya. Tentu yang prioritas akan kita dahulukan. Sinkronisasi, sinergi, inilah yang membuat kita maju,” ungkapnya, Rabu (21/8/2019).

Wakil Bupati juga menyampaikan program Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengenai gaji Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI). Dengan adanya program tersebut, para perangkat desa diharapkan dapat meningkatkan kinerja lebih baik.

Apalagi, kini desa memiliki alokasi anggaran yang besar menyusul digulirkannya program Dana Desa (DD) sejak tahun 2015. Bahkan dengan nilai yang terus meningkat setiap tahun. Wakil Bupati juga berpesan pada warga masyarakat, untuk selalu berperan aktif dalam pengelolaan sampah secara maksimal.

“Sudah kami anggarankan (PPDI Kabupaten Mojokerto) di tahun 2020. Nantinya akan kami setarakan dengan gaji PNS Golongan II. Kami juga berharap Kabupaten Mojokerto dapat kembali memperoleh Adipura, mengingat penilaian Adipura berbeda dari tahun sebelumnya,” tegasnya. [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar