Politik Pemerintahan

2 Desa di Pamekasan Gagal Gelar Pilkades Serentak

Sekda Pamekasan, Totok Hartono (tengah, mengenakan kacamata) saat menghadiri giat Tactical Floor Game (TFG) Operasi Mantap Praja Ronggosukowati 2019 dalam rangka Pengamanan Pilkades Serentak di Gedung Bhayangkara Mapolres Pamekasan, Jl Stadion 81, Selasa (3/9/2019).

Pamekasan (beritajatim.com) – Dua dari total 93 desa yang akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Pamekasan, dinyatakan gagal menggelar pesta demokrasi tingkat desa yang akan digelar serentak, Rabu (11/9/2019) mendatang.

Kedua desa yang dinyatakan batal menggelar pilkades serentak tersebut, masing-masing Desa Lesong Dheje, Kecamatan Batumarmar, serta Desa Tlonto Ares, Kecamatan Waru, Pamekasan.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Pamekasan, Totok Hartono saat memberikan sambutan dalam kegiatan Tactical Floor Game (TFG) Operasi Mantap Praja Ronggosukowati 2019 dalam rangka Pengamanan Pilkades Serentak di Gedung Bhayangkara Mapolres Pamekasan, Jl Stadion 81, Selasa (3/9/2019).

“Pemkab Pamekasan menunda pelaksanaan pilkades di dua desa berbeda, yakni di Desa Lesong Dheje, Batumarmar, dan Desa Tlonto Ares, Waru. Jadi yang awalnya akan dilaksanakan di 93 desa, sekarang menjadi 91 desa yang akan menggelar pilkades serentak,” kata Sekda Pamekasan, Totok Hartono.

Namun pihaknya tidak menjelaskan secara detail seputar penundaan pelaksanaan pilkades di dua desa tersebut. “Penundaan dua desa ini tanpa ada unsur keberpihakan dari siapapun, penundaan ini murni sesuai dengan regulasi yang ada,” ungkapnya.

Dari itu pihaknya berharap pelaksanaan pilkades serentak, nantinya berjalan aman, damai dan kondusif. “Mari kita bersama-sama berdoa kepada Allah, agar dapat diberikan kelancaran dan kemudahan dalam pelaksanaan pilkades serentak,” harapnya.

Dengan ditundanya dua desa tersebut, saat ini tercatat sebanyak 91 desa berbeda yang akan menggelar pilkades serentak di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam 2019. Dari total tersebut, tercatat tiga kecamatan masuk katagori terbanyak yang akan melaksanakan pilkades, yakni kecamatan Proppo dengan total sebanyak 13 desa, disusul kecamatan Pademawu sebanyak 12 desa, serta kecamatan Tlanakan dengan 11 desa.

Sementara dua kecamatan dengan jumlah desa paling sedikit yang akan melaksanakan pilkades serentak, yakni kecamatan Pamekasan (Kota), yakni hanya empat desa berbeda; Desa Laden, Nyalabuh Dheje, Toronan, dan Teja Timur. Terakhir Kecamatan Waru, yakni Desa Ragang dan Tampojung Pregi.

Sedangkan total personil keamanan yang disiapkan untik menjamin keamanan selama pelaksanaan pilkades serentak, yakni sebanyak 3.799 personil. Bahkan mereka juga bakal mendapat dukungan dari tim pengamanan Polda Jatim, Brimob, termasuk BKO dari instansi samping seperti TNI dan lainnya. [pin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar