Politik Pemerintahan

Prediksi 50 Anggota DPRD Jombang 2019-2024

18 Petahana Tumbang, 22 Caleg Wajah Baru Melenggang

Anggota DPRD Jombang 2014-2019 sedang menggelar rapat paripurna. [foto/dok]

Jombang (beritajatim.com) – Meski KPU belum menetapkan siapa saja 50 caleg (calon legislatif) yang lolos ke DPRD Jombang periode 2019-2019, namun nama-nama calon penghuni gedung dewan tersebut sudah bisa diprediksi. Apalagi, KPU Jombang sudah menuntaskan hasil rekapitulasi penghitungan suara hasil pemilu tersebut.

Dari situ diketahui, sebanyak 18 caleg petahana harus terpental. Mereka gagal meraup suara signifikan. Praktis, belasan caleg yang saat ini masih menjabat (petahana) tersebut harus angkat koper dari gedung dewan untuk periode selanjutnya. Sedangkan caleg wajah baru sebanyak 22 orang.

Caleg Wajah Baru Melenggang
Dari dapil Jombang I (Jombang, Peterongan) ada nama Luluk Cynthia Wahyuni (PKB), Didit Trisuprayitno (PPP), serta Retno Marliyani (Partai Perindo). Ketiga caleg tersebut merupakan pendatang baru yang diprediksi lolos sebagai anggota DPRD setempat.

Kemudian dari dapil II (Diwek, Jogoroto, Sumobito), ada empat caleg wajah baru. Mereka adalah Junita Erma Zakiyah (PPP), Rahmat Agung Saputra (Partai Golkar), Ifadhotul Hasanah (PPP), serta Aang Z Kunaifi (Partai Gerindra).

Selanjutnya, di dapil III (Mojowarno, Mojoagung, Bareng, Wonosalam), caleg pendatang baru yang melenggang diantaranya Samsul Hudah (PDIP), Sugiyoto (Partai Demokrat), Ahmad Tohari (Partai Perindo), Subur (PKB), Machwal Huda (Partai Gerindra), serta Lutfi Kurniawan (PPP).

Dari enam nama tersebut, Ahmad Tohari bisa dikategorikan caleg wajah baru tapi stok lama. Pasalnya, yang bersangkutan pernah menjadi anggota DPRD Jombang periode 2009-2014. Saat itu, Tohari menggunakan kendaraan Partai Demokrat. Namun dalam pemilu 2014, Tohari tidak terpilih. Sehingga Tohari harus menepi selama satu periode.

Bagaimana dengan dapil IV (Perak, Bandar Kedungmulyo, Gudo, Ngoro)? Ada tiga caleg wajah baru dari dapil tersebut. Yaitu, Marsaid (PDIP), Heri Purwanto (Partai Demokrat), serta Ahmad Fakhiril Aflah (PPP).

Sama halnya dengan dapil III. Di dapil Jombang IV juga ada caleg wajah baru tapi stok lama. Dia adalah Marsaid. Bahkan pria yang saat ini sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Jombang ini pernah menjadi anggota DPRD Jombang selama tiga periode (1999-2004, 2004-2009, 2009-2014).

Untuk periode 1999-2004, Marsaid menduduki kursi dewan melalui proses PAW (Pergantian Antar Waktu). Karena saat itu, salah satu legislator dari PDIP, Gunawan Wibisono, meninggal dunia. Praktis, Marsaid yang nomor urut berada di bawah almarhum Gunawan, menggantikannya.

Namun demikian, perjalanan politik mantan Wakil Ketua DPRD Jombang ini tidak menggelinding mulus. Bagaimana tidak, Marsaid gagal menjadi anggota dewan pada periode 2014-2019. Saat itu yang bersangkutan mencalonkan anggota DPRD Jatim dari dapil VIII (Kab/Kota Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Kab/Kota Madiun).

Selanjutnya caleg wajah baru dari dapil V (Ploso, Kabuh, Ngusikan, Kudu, Plandaan). Dari dapil ini muncul tiga nama. Mereka adalah Maya Novita (Partai Golkar), Lusye Widiyanawati (PDIP), serta Farid Alfarisi (PPP).

Terakhir adalah dapil VI (Megaluh, Tembelang, Kesamben). Di dapil ini terdapat tiga caleg wajah baru. Masing-masing M Naim (PDIP), Wiwin Hidayati (PDIP), serta Isman (PAN). Lagi-lagi, dari tiga nama itu, ada satu yang notabene wajah baru tapi stok lama, yakni Isman. Sebelumnya, Isman pernah menjadi anggota DPRD Jombang pada periode 2009-2014.

Caleg Petahana Tumbang
Selain memunculkan pendatang baru, pemilu 2019 di Jombang juga menjadi pil pahit bagi 18 caleg petahana. Meski masih menjabat dan bertarung, namun mereka gagal terpilih. Salah satu dari mereka adalah Wakil Ketua DPRD Jombang Minardi (Partai Demokrat).

Caleg petahana yang terpental, dari dapil Jombang I ada tiga nama. Mereka adalah Pipit Rosy Novita (Partai Golkar), Nurul Burhani (PPP), serta Irwan Prakoso (PAN). Sedangkan di dapil II, ada tiga caleg petahana yang gagal. Diantaranya, Asrori (Partai Golkar), Meidy Bambang Murtiyoso (PKS), serta Kartijo (Partai Hanura).

Selanjutnya di dapil III, caleg incumbent yang gagal adalah Mahmudah (Partai Golkar), Novita Eki Wardani (Partai Demokrat), Didik Darmadi (PKS), Mohammad Faishol (Partai Nasdem), serta Iknan (Partai Hanura).

Kemudian di dapil IV, caleg petahana yang gagal diantaranya Imam Hanafi (Partai Demokrat) dan Moch Syifa’ (PPP). Bagaimana dengan dapil V? Ada tiga incumbent yang menuai kegagalan di dapil ini. Mereka adalah Wulang Suhardi (PDIP), Sri Rahayu (Partai Golkar), serta Sutaji (Partai Nasdem).

Untuk diketahui, Sutaji terpilih menjadi anggota DPRD Jombang 2014-2019 melalui proses PAW (Pergantian Antar Waktu). Dia menggantikan Isnandar, anggota DPRD Jombang yang meninggal pada 2017. Dapil terakhir atau VI terdapat dua caleg petahana yang harus lempar handuk. Yakni, Minardi (Partai Demokrat) dan Yudi Gustafin (Partai Nasdem).

Anggota DPRD Jombang 2014-2019 berjumlah 50 orang. Namun seiring berjalannya waktu, ada dua anggota yang meninggal. Masing-masing Isnandar dari Partai Nasdem dan Kartono dari PDIP. Isnandar kemudian digantikan Sutaji melalui PAW, sedangkan Kartono hingga saat ini belum ada penggantinya. Praktis di ujung periode, anggota dewan berjumlah 49 orang.

Dari jumlah 49 itu, ada dua anggota dewan yang memilih menepi atau tidak mencalonkan lagi pada pemilu 2019. Yakni Djoko Triono dan Radi, dari PDIP. Djoko adalah Ketua DPRD Jombang 2014-2019. Sedangkan satu incumben lagi memilih pindah haluan, yakni Ema Ummiyatul Chusnah atau Ning Ema dari PPP. Dia tidak lagi maju sebagai caleg DPRD Jombang, namun memilih bertarung di DPR RI dari dapil Jatim VIII (Kabupaten/Kota Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Kabupaten/Kota Madiun).

Pemilu dan Pilpres 2019 yang digelar 17 April di Jombang berlangsung aman. Di kabupaten tersebut, jumlah daftar pemilih tetap (DPT) mencapai 1.001.817 orang. Jumlah ini masih ditambah dengan 868 pemilih yang masuk dalam daftar pemilih tambahan (DPTb). Aspirasi mereka disalurkan di 4.295 TPS yang tersebar di 21 kecamatan. [suf]

Prediksi 50 Caleg yang Lolos ke DPRD Jombang 2019-2024 **

Dapil I
1. Donny Anggun (PDIP)
2. Luluk Cynthia Wahyuni (PKB) *
3. Dian Ayunita Prastumi (Partai Demokrat)
4. Didit Trisupriyatno (PPP) *
5. Dora Maharani (PDIP)
6. Retno Marliyani (Partai Perindo) *
7. M Subaidi (PKB)
8. Mustofa (PKS)

Dapil II
1. Fatimah ZB (PKB)
2. Junita Erma Zakiyah (PPP) *
3. Choirul Anam (PDIP)
4. Rahmat Agung Saputra (Partai Golkar) *
5. M Syarif Hidayatulloh (Partai Demokrat)
6. Dukha (PAN)
7. Suwanto (Partai Nasdem)
8. Mas’ud Zuremi (PKB)
9. Aang Z Kunaifi (Partai Gerindra) *
10. Ifadhotul Hasanah (PPP) *

Dapil III
1. Samsul Hudah (PDIP) *
2. M Muhaimin (PKB)
3. Arif Sutikno (Partai Golkar)
4. Sugiyoto (Partai Demokrat) *
5. Totok Hadi Riswanto (PDIP)
6. Subur (PKB) *
7. Saichu (PAN)
8. Machwal Huda (Partai Gerindra) *
9. Lutfi Kurniawan (PPP) *
10. Ahmad Tohari (Partai Perindo) *

Dapil IV
1. Marsaid (PDIP) *
2. Andik Basuki Rahmat (Partai Golkar)
3. Kholilah (PKB)
4. Ahmad Fakhiril Aflah (PPP) *
5. Heri Purwanto (Partai Demokrat) *
6. Heri Santoso (PKS)
7. Machin (Partai Gerindra)
8. Cakup Ismono (PDIP)
9. Sunardi (Partai Golkar)

Dapil V
1. Erna Kuswati (PKB)
2. Maya Novita (Partai Golkar) *
3. Lusye Widiyanawati (PDIP) *
4. Mulyani Puspita Dewi (Partai Demokrat)
5. Farid Alfarisi (PPP) *
6. Iwan Tri Saksono (Partai Gerindra)
7. Kartiyono (PKB)

Dapil VI
1. Wiwin Hidayati (PDIP) *
2. Miftahul Huda (PKB)
3. Sunardi (PPP)
4. M Naim (PDIP) *
5. Rochmad Abidin (PKS)
6. Isman (PAN) *

Perolehan Kursi di DPRD Jombang 2019-2024
PKB = 10 Kursi
PDIP = 10 Kursi
PPP = 7 Kursi
Partai Golkar = 5 Kursi
Partai Demokrat = 5 kursi
Partai Gerindra = 4 kursi
PKS = 3 Kursi
PAN = 3 Kursi
Partai Perindo = 2 Kursi
Partai Nasdem = 1 Kursi

Jumlah Total: 50 kursi

Keterangan
* Caleg wajah baru
** Diolah dari salinan form model DB1 yang dimuat di website KPU Jombang

Apa Reaksi Anda?

Komentar