Politik Pemerintahan

13 Orang Lolos Seleksi Dirut PDAM Gresik

Gresik (beritajatim.com) – Sebanyak 13 tokoh lolos seleksi untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (UKK) calon Dirut PDAM Gresik. Sebelum mengikuti UKK, 13 orang tersebut beraudensi dengan Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto.

\”Saya tidak perlu lama untuk memilih. Silakan para Pansel UKK ini menilai langsung. Saya akan mewawancarai satu per satu tiga orang yang diajukan. Setelah selesai semuanya langsung bisa ditentukan siapa yang berhak menjadi direktur PDAM Giri Tirta Gresik,\” ujar Sambari, Senin (15/10/2018).

Dari 13 orang peserta seleksi calon Direktur Utama PDAM Giri Tirta yang saat ini tengah beraudiensi dengan Bupati, nantinya hanya ada tiga orang yang bakal terseleksi. Ketiganya lalu dihadapkan kepada Bupati Gresik untuk wawancara.

Selanjutnya, Bupati akan memilih salah satu dari tiga dirut yang diajukan oleh tim Pansel UKK dengan memwancarai mereka satu persatu.

\”Saya ingin PDAM Giri Tirta Gresik bisa semakin baik. Selama ini saya tidak pernah campur tangan jalannya seleksi. Entah siapa yang ikut seleksi, saya tidak akan melihat dan demi Tuhan tidak ada titipan. Yang saya tahu selama ini hanya jumlah pesertanya sebanyak 13 orang. Saya ingin menjaga independensi dan tidak mau intervensi. Semuanya saya serahkan kepada pansel UKK,\” tegas Sambari.

Sementara perwakilan tim Pansel UKK calon Dirut PDAM Gresik, M. Najib mengatakan, ada 13 orang peserta seleksi.  Diawali dengan seleksi berupa psikotes dilaksanakan sejak tanggal 2-4 Oktober2018. Seleksi bobotnya 30 persen. Selanjutnya pada 5-6 Oktober 2018 dilaksanakan uji tulis dengan bobot nilai 30 persen dilanjutkan dengan pemaparan visi misi dengg bobot 40 persen.

\”Semua tahapan seleksi yang sudah dilakukan, maka akan terseleksi 3 orang calon dirut, yang selanjutnya akan di ajukan kepada Bupati Gresik untuk menguji kembali dan memilih satu orang,\” ujarnya.

Mantan Sekda Pemkab Gresik itu menuturkan, mestinya jadwal penentuan dilaksanakan pada 26 Oktober 2018, namun bupati berharap agar pada tanggal 22 Oktober 2018 selepas wawancara, nama sudah bisa ditentukan dan diumumkan.

Kepala Bagian Perekonomian, Nuri Mardiana menyatakan, sejak awal jumlah peserta yang terseleksi administrasi sebanyak 13 orang.

\”Kebanyakan peserta dari wilayah Kabupaten Gresik, tapi ada beberapa peserta dari kota Surabaya, Sidoarjo bahkan ada salah seorang peserta berasal dari Bandung Jawa Barat,\” pungkasnya. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar