Peristiwa

Video Penganiayaan Siswa, Identitas 2 Pelaku Terungkap

Banyuwangi (beritajatim.com) – Video penganiayaan yang melibatkan sejumlah siswa di Banyuwangi terungkap. Diketahui, mereka adalah FB (15) dan FR (15) sementara korban berinisial FAR (13). Ketiganya merupakan siswa SMPN di Kecamatan Songgon, Banyuwangi.

Kejadian ini telah menjadi bahan laporan oleh Polsek Songgon. Dalam keterangan rilis resmi Polsek setempat, terungkap kronologi. Pada Kamis (15/8/2019) sekitar pukul 09.00 WIB telah terjadi penganiayaan terhadap anak pelapor yang bernama FAR di depan kelas 7C SMPN 1 Songgon yang dilakukan FB dan FR.

Selanjutnya, keesokan harinya (16/8/2019) FAR tidak masuk sekolah karena sakit. Pada hari itu juga, penjaga Sekolah yang bernama Suratno mendatangi kediaman Asnam orang tua korban di Dusun Sumberasri, Desa/Kecamatan Songgon. Ia memberitahukan bahwa FAR telah dianiaya oleh rekan sekolahnya.

Mendapat keterangan tersebut, orang tua FAR kemudian melapor ke Polsek Songgon. Langkah yang diambil kepolisia yakni, membuat laporan kemudian mendatangi TKP (tempat kejadian perkara), meminta ketengan korban, serta memintakan proses VER atau visum.

Dari keterangan itu, diketahui penganiayaan dilakukan di depan Depan kelas 9E SMPN 1 Songgon. Namun, atas pertimbangan pendidikan dan pelaku maupun korban masih di bawah umur, polisi melakukan proses hukum diversi.

“Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap korban. Lantas kita panggil yang diduga pelaku juga untuk kita periksa,” terang Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi, Sabtu (17/8/2019).

“Kami bina semuanya. Tadi juga orangtua pelaku dan korban juga sepakat dengan hal ini. Dan keduanya sepakat damai dan menyelesaikan secara kekeluargaan,” sambungnya.

Sebelumnya, beredar video dari pesan berantai menampilkan aksi kekerasan, antara beberapa anak yang diduga berasal dari salah satu sekolah di Banyuwangi. Dalam video itu, ada 3 anak laki-laki memakai seragam sekolah warna hijau dan biru yang sedang melakukan percakapan.

Tidak diketahui pasti apa percakapan yang dilakukan oleh mereka. Namun, teman laki-laki yang memakai seragam warna hijau tiba-tiba mengawali dengan tendangan kecil ke bagian paha.

Berlanjut, ada seorang anak laki-laki lain yang memakai kaos biru datang dari belakang menambah dengan tendangan cukup keras. Hingga, seorang anak itu tersungkur di selokan.

Tak hanya sekali, setelah mengetahui anak laki-laki itu tersungkur justru teman lainnya yang sebelumnya mengobrol dengannya melakukan tendangan kecil yang mengenai kepalanya. [rin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar