Peristiwa

Usai Tarawih, Gudang Plastik Terbakar

Jombang (beritajatim.com) – Ketenangan warga Dusun Sapon, Desa Jombatan, Kecamatan Kesamben, Jombang, berubah menjadi kepanikan. Hal itu menyusul terbakarnya gudang plastik bekas yang ada di dusun tersebut, Jumat (10/5/2019) malam.

Belum diketahui secara pasti penyebab terbakarnya tempat usaha milik H Fatoni, warga Desa Wuluh, Kecamatan Kesamben itu. Si Jago merah berkobar sekitar satu jam lebih. Api baru bisa dipadamkan ke petugas PMK (Pemadam Kebakaran) menerjunkan dua unit mobil damkar.

Kebakaran tersebut diketahui sekitar pukul 20.45 WIB. Saat itu warga sudah selesai menjalankan ibadah salat tarawih. Sejurus kemudian mereka melihat asap tebal di atas gudang. Kobaran api juga menjilat-jilat di bagian teras.

Mengetahui hal itu, warga berusaha memadamkan dengan peralatan seadanya. Namun demikian, api bukannya padam. Kobaran si jago merah justru membesar. Hal itu dipicu oleh hembusan angin dan barang-barang berupa plastik belas di gudang tersebut.

Dalam sekejab, tumpukan karung plastik atau glangsing di teras dan samping gudang ludes tak tersisa. Karena kuwalahan, peristiwa itu kemudian dilaporkan ke petugas PMK. Tak berselang lama, satu unit Fire Pumper Truck dan satu unit Fire supply dari Pusdalops BPBD Jombang tiba di lokasi. Sejumlah petugas langsung bertindak. Mereka berjibaku melakukan pembasahan.

“Api berhasil dipadamkan satu jam kemudian. Untuk kerugian masih kita hitung. Gudang tersebut berisi barang-barang seperti karung plastik dan sejenisnya,” ujar Gunadi, Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Jombang. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar