Peristiwa

Usai Makan di Acara Hajatan, Puluhan Warga Ponorogo Keracunan

Ponorogo (beritajatim.com) – Keracunan massal menimpa warga Dusun Krajan 2, Desa Plalangan, Kecamatan Jenangan, Ponorogo, Jumat (22/6/2019) malam. Sedikitnya ada 32 orang mengalami gejala muntah, mual dan diare. Hal itu terjadi setelah mereka menyantap makanan di hajatan salah satu warga setempat.

Karena kondisi tersebut, warga yang diduga mengalami keracunan ini harus dirawat di Puskesmas Jenangan.
“Yang masih menjalani rawat inap di Puskesmas Jenangan ada 16 orang,” kata Kepala Puskesmas Jenangan drg. Titik Suprihatin saat dikonfirmasi, Sabtu (22/6/2019) siang.

Titik mengungkapkan, sebagian pasien sudah dipulangkan karena kondisinya terus membaik. Dia menyebut, total ada 32 korban yang berobat ke instansinya paska terjadinya keracunan itu. “Diare yang terus menerus membuat warga lemas. Beruntung Puskesmas Jenangan mampu mengatasinya,” katanya.

Sementara itu Kaplosek Jenangan AKP Haryo Kusbiantoro mengungkapkan, setelah mendapatkan laporan tersebut, pihaknya langsung ke TKP (tempat kejadian perkara) untuk membantu korban mendapatkan penanganan medis. “Mbah Misirah, tuan rumah yang menyelenggarakan hajatan juga turut jadi korban,” katanya.

Selain melakukan olah TKP, polisi juga membawa sampel makanan yang diduga pemicu keracunan. Sampel makanan tersebut akan dibawa laboratorium Dinas Kesehatan untuk diuji. Polisi kemudian menyita bumbu dapur yang tersisa.

“Kami mengambil sampel air di lokasi. Karena sumur milik tuan rumah dekat dengan kandang ternak (ayam dan sapi). Kami berkordinasi dengan Dinkes tentang hasil uji lab-nya nanti. Ini penting, karena hasil uji lab tersebut dugunakan ntuk pengembangan lebih lanjut,” pungkasnya. [end/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar