Peristiwa

Usai Kirab, 283 Pasangan Nikah Massal di Malang Terima Buku dan Akta Nikah

Malang (beritajatim.com) – Sebanyak 283 pasangan yang berasal dari wilayah kota dan kabupaten Malang menjalani prosesi nikah massal yang digelar oleh Jaringan Kemanusiaan Jawa Timur (JKJT) di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jalan Agus Salim, Kota Malang, Jumat (8/11).

Sebelum menjalani prosesi pernikahan, para peserta nikah massal berkumpul di sekretariat JKJT yang berbeda di Jalan Blitar, Kota Malang.

Mereka mengikuti kirab mulai dari jalan Blitar – menuju Jalan Bogor – Jalan Veteran – Jalan Sumbersari – Jalan Gajayana – Jalan MT. Haryono – Jalan Soekarno Hatta – Jalan Borobudur – Jalan A. Yani – Jalan Letjen S. Parman – Jalan J.A. Suprapto – Jalan Kahuripan – Jalan Tugu (Memutar Alun – alun Tugu) – Jalan Mojopahit – Jalan Jendral Basuki Rahmad – Jalan Perempatan Sarina – Jalan Merdeka Utara.

Setibanya di Perempatan Sarina, para peserta disambut dengan berbagai tari-tarian. Berlanjut hingga menuju Pendopo Agung Kabupaten Malang, untuk mengikuti prosesi upacara pernikahan sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing peserta.

Hadir dalam acara nikah massal tersebut, yaitu Walikota Malang beserta istri, Danrem 083 Baladhika Jaya Kol. Inf. Zainudin, Forkopimda Kota dan Kabupaten Malang, Sekretaris Daerah dan para Pejabat Pemkab. Malang, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang, Ketua Pengadilan Agama, Ketua JKJT Agustinus Teja, dan para volunteer yang turut serta mensukseskan acara nikah massal ke IV ini.

Usai resmi menjadi pasangan suami istri, wajah sumringah ditunjukkan seluruh peserta. 283 pasangan nikah massal itu, sudah melakukan isbat nikah pada tanggal 6-7 November 2019 di Pengadilan Agama setempat. Selanjutnya, ratusan pasangan nikah massal ini menerima kelengkapan dokumen administrasi seperti buku nikah dan akta nikah.

Dalam sambutannya, Bupati Malang HM.Sanusi mengapresiasi adanya pelaksanaan kegiatan nikah massal ini, karena dapat memberikan pengakuan negara secara sah.

”Dengan adanya kegiatan nikah massal ini selain untuk mendapatkan legalitas pernikahan, juga untuk mewujudkan hak kependudukan terutama bagi anak,” ungkap Sanusi.

Hal senada juga diungkapkan Walikota Malang, Sutiaji.  “Hari ini kita menjadi saksi atas kebahagiaan para mempelai. Mudah-mudahan dengan nikah massal ini merupakan salah satu bentuk pengakuan negara,” pungkasnya.(yog/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar