Peristiwa

Ular Piton Sepanjang 3 Meter Berkeliaran di Pemukiman Warga

Gresik (beritajatim.com)– Warga Desa Sekarputih, Kecamatan Balongpanggang, Gresik digegerkan adanya ular piton sepanjang 3 meter berkeliaran di bantaran Kali Lamong dekat pemukiman warga.

Penemuan ular piton itu, pertama kali ditemukan oleh Rakisno (50), warga setempat sewaktu hendak mencari rumput.

Menurut penuturan Rakisno, penemuan ular piton berwarna kuning keemasan itu berawal saat dirinya tengah di area pinggiran Kali Lamong. Melihat ada ular piton, Rakisno berupaya menjebak ular tersebut dengan susuk. Namun, upaya yang dilakukan itu tidak berhasil. Pasalnya, ular seberat 50 kilo tidak mudah ditaklukan.

“Karena bebannya cukup berat saya kewalahan lalu memanggil teman-teman, untuk menangkap bersama,” ujarnya, Jumat (15/02/2019).

Rakisno mengaku, dirinya pertama kali menemukan ular sebesar itu. Ada dugaan ular yang lepas tersebut peliharaan orang lain.

“Untuk sementara saya pelihara dulu dan tadi sudah diberi satu ekor ayam,” ungkapnya.

Mendengar ada ular piton ditangkap warga. Mereka selanjutnya berbondong-bondong datang ke rumah Rakisno. Beberapa warga juga mengabadikan ular tersebut untuk ber-selfie bersama.

Sementara itu, Camat Balongpanggang Yusuf Ansyori mengatakan, dirinya menyarankan agar segera di serahkan ke Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur. Sebab, sangat berbahaya kalau kembali dilepas ke alam bebas.

“Sebaiknya diamankan ke BKSDA supaya dikarantina dulu karena perlu dilestarikan. Sebab, orang-orang BKSDA tahu mekanismenya bagaimana merawat dan memelihara ular,” pungkasnya. [dny/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar