Peristiwa

Tuntut Bongkar Timbunan Limbah B3, Warga Desa Lakardowo Demo PT PRIA

Mojokerto (beritajatim.com) – Ratusan warga Desa Lakardowo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto menggelar aksi di depan pabrik pengolahan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), PT Putra Restu Ibu Abadi (PT PRIA), Rabu (20/2/2019).

Warga meminta pabrik membongkar limbah B3 di Desa Lakardowo.

Aksi ratusan warga Lakardowo yang mengatasnamakan Pandowo Bangkit tersebut berasal dari lima dusun yakni Dusun Kedungpalang, Sumberwuluh,  Sambigembol, Lakardowo dan Selang.

Ratusan warga yang didominasi emak-emak ini melakukan orasi di depan petugas kepolisian yang berjaga.

Sejumlah spanduk berisi tuntutan dibentang warga, seperti Bongkar PT PRIA, Jangan Biarkan Bumiku Ditimbun Limbah B3, Tolak Perusahaan Penimbun Limbah B3. Jangan Rusak Lingkungan Kami, Anak Cucu Kami Butuh Tempat yang Layak. Tolak Aktivitas PT PRIA di Desa Lakardowo.

“Pembongkaran limbah B3 di Desa Lakardowo yang telah disepakati oleh KLHK, DPR RI dan PT PRIA bulan Desember 2016 lalu, namun hingga kini belum terealisasi. Pencabutan ijin lingkungan  PT PRIA dari Bupati Mojokerto yang ilegal karena menyalahi kewenangan Bupati,” tegas koordinasi aksi.

Perwakilan warga Desa Lakardowo diminta untuk masuk untuk melakukan audiensi dengan manajemen PT PRIA, namun ditolak warga. Pihak kepolisian mencoba melakukan negosiasi agar perwakilan warga bisa masuk untuk melakukan audiensi dengan manajemen.

“Warga meminta agar manajemen PT PRIA yang datang ke hadapan masyarakat, jangan kita yang disuruh masuk hanya perwakilan. Warga tidak mau hanya perwakilan yang masuk, mari kita istiqosah disini agar keinginan kita terpenuhi,” tuturnya.

Hingga kini, aksi warga Desa Lakardowo berubah menjadi istiqosah di tengah guyuran hujan. Sementara sejumlah aparat kepolisian dari Polsek Jetis dan Polres Mojokerto Kota masih berjaga di lokasi aksi.[tin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar