Peristiwa

Tol Malang-Pandaan Masih Gratis Sampai SK Menteri Keluar

Meski baru diresmikan Presiden Joko Widodo, Senin (13/5/2019) lalu, Jalan Tol Pandaan-Malang (Mapan) sudah dipadati kendaraan.

Malang (beritajatim.com) – Tol Malang-Pandaan sepanjang 30,6 kilometer untuk seksi 1 sampai seksi 3 masih gratis bagi masyarakat. Penggratisan ini berlaku hingga Surat Keputusan Menteri PUPR keluar terkait penerapan tarif.

Kepala Direktur Teknik PT Jasa Marga tol Pandaan–Malang Siswanto mengatakan, bahwa awalnya penggeratisan ini ditujukan sebagai promosi pasca diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo pada bulan lalu. Seharusnya, sesuai jadwal gratisan tol hanya berlaku hingga 12 Juni lalu.

“Belum ada keputusan tarif dari menteri. Ya, hitung-hitung bernilai sosial dulu kepada masyarakat. Sudah kita kirim tentang penentuan tarif itu. Masih dalam proses pendiskusian. Target kami semoga bulan Juli sudah ada kepastian tarif tol,” papar Siswanto, Jumat, (21/6/2019).

Siswanto mengungkapkan, tarif Tol Malang-Pandaan sudah diajukan ke tim Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR. Saat ini masih dalam pembahasan hingga tarif tol dikeluarkan. Sesuai usulan, Tol Malang-Pandaan perkilometer Rp 900 hingga Rp 1000.

“Perhitungan Jasa Marga untuk tarif yang dikenakan sekitar Rp34 ribu hingga Rp38 ribu. Tinggal mengalikan saja berapa besarnya pemasukan yang semestinya kita dapatkan jika tidak digratiskan,” tandasnya.

Selain itu, Rata-rata selama masa gratis ada 27 ribu kendaraan yang melintas di Tol Malang-Pandaan. Tol ini menyisakan pembangunan di seksi 4 sepanjang 4,8 kilometer dan seksi 5 sepanjang 3,1 kilometer. (luc/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar