Peristiwa

Tiga Kendaraan Tabrakan Beruntun Akibat Ulah Orang Gila

foto/ilustrasi

Jombang (beritajatim.com) – Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jl KH Romly Tamim atau barat Kantor KPU Jombang, Senin (29/4/2019). Kecelakaan tersebut dipicu oleh aksi orang gila yang tiba-tiba meloncat ke tengah jalan.

Kepala Unit Kecelakaan Satlantas Polres Jombang Iptu Sulaiman menjelaskan, kecelakaan beruntun itu berawal ketika truk Dyna nopol N 8038 UA yang dikemudikan Anwar (47), warga Desa Karobelah, Kecamatan Mojoagung, Jombang, melaju dari arah timur ke barat. Truk tersebut bermuatan besi.

Mendekati lokasi kejadian, Anwar cukup kaget. Karena tiba-tiba ada orang yang meloncat ke tengah jalan. Orang gila tersebut lantas meminta agar truk yang dikemudikan warga Desa Karobelah ini berhenti. Padahal jarak antara keduanya sangat dekat.

Agar tidak menabrak orang misterius itu, Anwar dengan spontan menginjak tuas gas. Truk seketika berhenti mendadak. Nah, hal itulah yang menyebabkan kendaraan di belakangnya, yakni
Suzuki Ertiga nopol AE 1257 SS dan truk Mitsubishi nopol S 8354 UN bertabrakan beruntun.

Mobil Suzuki Ertiga dikemudikan Agus Prawoto (47), warga Jl Imam Muhyi, Desa Lengkong, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo. Sedangkan truk Mitsubishi dikemudikan Agung Dwi Ariatmoko (41), warga Desa Wonokerto Timur, Kecamatan Prambon, Sidoarjo.

“Para pengemudinya hanya luka ringan. Begitu juga kendaraan yang terlibat kecelakaan. Truk paling depan berhenti mendadak karena distop oleh orang gila,” ujar Sulaiman usai melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara).

Sementara Anwar, sopir truk bermuatan besi mengatakan, dirinya hendak mengirim barang ke Kediri. Namun saat melintas di Jl KH Romli Tamim, tiba-tiba ada orang melompat ke tengah jalan. Orang itu kemudian mengentikan truk tersebut.

“Ada orang gila yang tiba-tiba melompat ke tengah jalan dan menghentikan kendaraan saya. Spontan truk yang saya sopiri berhenti mendadak. Kemudian dua kendaraan di belakang saya yang kecelakaan beruntun. Orang gila itu langsung pergi,” kata Anwar yang hendak mengirim besi ke Kediri ini. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar