Peristiwa

Tiduri Pelajar Tiga Kali, Warga Sampang Diringkus Polisi Bangkalan

foto/ilustrasi

Bangkalan (beritajatim.com) – Inisial EP (32) warga Dusun Masaran, Desa Kodak, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, terpaksa diringkus Unit Resmob Satreskrim Polres Bangkalan, saat berada di dalam rumah yang terletak di Desa Pandabah, Kecamatan Kamal, Kabupaten, Bangakalan, Senin (10/12/2019).

EP ditangkap polisi lantaran terlibat kasus pencabulan terhadap korban inisial ZU (15) seorang pelajar asal Desa Banyubesi, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan.

Singkat cerita, EP sebelumnya menjemput korban di rumah neneknya untuk diantarkan pulang. Tetapi, saat di perjalanan EP berhenti di rumah temanya AJ dan mempersilahkan korban untuk istirahat sejenak di salah satu kamar. EP kemudian menghampiri korban dan mengajak berhubungan badan.

Korban sempat menolak, namun berkat buju rayu pelaku dan berjanji untuk menikahi akhirnya ZUpun bersedia melakukan hubungan badan.

Kapolres Bangkalan, AKBP Rama Samtama Putra membenarkan adanya penangkapan pelaku pencabulan anak di bawah umur. Hasil dari pemeriksaan petugas, pelaku ternyata telah melakukan aksi bejatnya kepada korban sebanyak tiga kali.

“EP telah melakukan persetubuhan terhadap korban sebanyak 3 kali, 2 kalinya dilakukan di wilayah Kabupaten Sampang, sedangkan 1 kali dilakukan di Desa Pandebeh, Kamal,” terangnya.

Lebih lanjut, Rama menambahkan, untuk teman tersangka inisial AJ masih didalami apakah ada keterlibatan atau persekongkolan dengan EP. “Kami kenakan Pasal 81 ayat 1 atau 2 UU RI No. 17 tahun 2016 Tentang Perlindungan Anak dan sanksi pidana yang dikenakan minimal 12 tahun dan maksimal 15 tahun,” tandasnya.[sar/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar