Peristiwa

Tidak Bisa Berenang, Petani di Ponorogo Tewas Tenggelam

Ponorogo (beritajatim.com) – Nasib naas harus diterima oleh Saiman (55). Warga RT 05 RW 11 dukuh Bendo desa Baosan Kidul Kecamatan Ngrayun Ponorogo itu ditemukan tewas tenggelam di sungai dung pawon, nggrombyang pada Kamis (2/5/2019) siang.

Menurut informasi yang dihimpun oleh beritajatim.com, awalnya korban bersama istrinya yang bernama Katmini (45) pulang dari ladang. Sesampainya di tepi sungai, korban mengajak sang istri membersihkan diri dengan mandi di sungai.

Tragis saat mandi tersebut, korban yang tidak bisa berenang itu malah ke tengah sungai yang dalam. Alhasil korban akhirnya tenggelam. Sang istri tidak bisa menolong, karena juga tidak bisa berenang. Mengetahui suaminya tak kunjung ke permukaan, Katmini bergegas untuk meminta bantuan warga sekitar.

”Korban ditemukan di dasar sungai seperti petunjuk yang diberikan oleh istri korban,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo Setyo Budiono, saat dikonfirmasi pada Kamis sore.

Setelah korban berhasil dievakuasi dari sungai, lanjut Budi korban langsung dilakukan pemeriksaan oleh tim medis puskesmas Ngrayun. Dalam pemeriksaan tersebut, disimpulkan bahwa tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.

”Keluarga menerima, kemudian korban dimakamkan yang letaknyabtidak jauh dari rumah korban,” pungkasnya.(end/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar