Peristiwa

THR dan Gaji 13 di Jombang Sedot Anggaran Rp 84 Miliar

Jombang (beritajatim.com) – Pemkab Jombang mengucurkan anggaran sebesar Rp 84 miliar. Anggaran tersebut untuk THR (tunjangan hari raya) dan gaji 13 jajaran ASN (aparat sipil negara) di kota santri.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Eka Suprasetya mengatakan, anggaran Rp 84 milir itu masing-masing untuk THR sebesar Rp 42 miliar dan untuk gaji 13 sebesar Rp 42 miliar.

“Ada sebanyak 8.900 an pegawai yang berhak mendapatkan THR atau gaji ke 14 ini. Jumlah itu terdiri dari ASN yang berdinas diseluruh Isntansi di lingkup Pemkab Jombang,” ujar Eka di hadapan media, Senin (20/5/2019).

Diungkapkan Eka, pihaknya sudah menyiapkan anggaran tersebut. Pasalnya, memang ada aturan yang memadai untuk gaji 13 dan 14 ini. Total yang kami kucurkan untuk THR dan gaji 13 sebesar Rp 84 miliar,” katanya merinci.

Eka memastikan, pembayaran gaji 13 dan 14 (THR) dilakukan secara bertahap. Untuk THR, proses pencairan dilakukan sebelum Hari Raya Idul Fitri 1440 H. Sedangkan gaji 13 dibayarkan satu bulan kemudian. Namun demikian, Eka mengatakan bahwa untuk pembayaran tersebut pihaknya masih menunggu ketetapan dari Pemprov Jatim.

Lebih jauh, Eka mengungkapkan, besarnya anggaran yang dikeluarkan untuk kebutuhan salah satu belanja pegawai ini, sama sekali tidak membebani keuangan Pemkab Jombang. Sebab sejauh ini sudah ada cadangan sekitar 2,5 persen dari jumlah gaji yang dianggarkan.

“Kami sudah siap untuk penganggarannya. Pemkab Jombang tidak kesulitan. Dalam arti, kami mampu untuk bayar gaji 13 dan 14 ini,” pungkas mantan Kepala Bagian Humas Pemkab Jombang ini. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar