Peristiwa

Terungkap, Aksi Pembunuhan dan Pembakaran di Mojokerto Berawal dari Ini

Mojokerto (beritajatim.com) – Kasus pembunuhan disertai pembakaran korban Eko Yuwono (32) yang ditemukan di area Perhutani Petak 79 Dusun Manyarsari, Desa Gunungsari, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto berawal dari curhatan tersangka.

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Sigit Dany Setiono mengatakan, sekitar bulan April lalu tersangka Priyono alias Yoyok (38) curhat ke tersangka Dantok Narianto (36). “Tersangka Y memiliki ide atau pemikiran dan dilakukan pembunuhan,” ungkapnya, Senin (20/5/2019).

Masih kata Kapolresta, sementara tersangka Dantok warga Dusun Dimoro, Desa Tambakagung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto membantu untuk melancarkan aksi. Yakni menyiapkan tempat, sarana prasarana serta tenaga untuk membantu membunuh korban.

“Kasus ini terungkap diawali penemuan mayat terbakar dan dilakukan pengembangan sehingga menangkap dua tersangka. Motif masih sama, karena dendam sikap istri korban yang sering menghina keluarga tersangka Y,” katanya.

Tidak ada tersangka lain dalam kasus tersebut dan saat ini kasus tersebut memasuki pemeriksaan tersangka dan 14 sanksi. Sementara korban Eko Yuwono warga Dusun Temenggungan, Desa Kejagan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto meninggal karena luka di paru-paru.

“Ada luka di paru-paru korban yang disebabkan oleh pukulan benda tumpul yakni batu marmer yang merupakan bagian piala yang ada di rumah tersangka G. Sedangkan modus untuk memancing korban keluar rumah dengan cara menawarkan barang (rosokan),” jelasnya.[tin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar