Peristiwa

Tertimpa Batu Besar Jatuh, Kuli Angkut Batu Tewas

Tuban (beritajatim.com) – Nasib tragis menimpa Sukoco (35), seorang kuli pengangkut batu kapur warga Dusun Njati, Desa Grabagan, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban saat ia sedang berkerja mengisi kendaraan truk Selasa (12/2/2019) sore.

Pasalnya, saat sedang bekerja di bawah tambang batu kapur itu korban tertimpa batu kapur dengan ukuran besar. Hal tersebut membuat korban langsung tewas di dalam tambang batu kapur.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com, kejadian tewas ya Sukoco itu berawal saat ia bersama rekan-rekannya menaikan batu kapur dari dasar tambang ke atas kendaraan truk. Lokasi tambang itu berada di Dusun Mbokgede, Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Tuban.

Untuk menaikan batu kapur dari dasar tambang dengan kedalam sekitar 10 meter itu para pekerja itu menggunakan derek. Sedikitnya ada tiga orang pekerja kuli yang ikut untuk mengisi muatan truk itu.

“Pada saat batu kapur yang diderek naik ke atas korban berada di bawahnya. Korban sedang mengisi ancak yang dengan batu kapur yang akan diangkat ke atas,” terang AKP Desis Susilo, Kapolsek Semanding, Polres Tuban.

Ketika batu kapur sudah diangkat sampai pertengahan, secara tiba-tiba ada dua buah batu kapur yang jatuh. Yang mana batu kapur itu memiliki ukuran panjang sekitar 40 centimeter.

“Dua batu yang jatuh itu kemudian menimpa kepala korban. Sehingga korban mengalami luka parah pada bagian kepala serta patah tulang leher dan akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian,” ungkapnya.

Petugas kepolisian dari jajaran Polsek Semanding dan Polres Tuban langsung melakukan olah TKP atas kejadian kecelakaan kerja yang dialami kuli angkut batu kapur itu. Petugas telah memeriksa sejumlah saksi untuk proses penyelidikan lebih lanjut. “Setelah dilakukan pemeriksaan medis korban langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan,” pungkasnya.[mut/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar