Peristiwa

Teroris Jaringan Sibolga Tinggal di Jombang 18 Bulan

Jombang (beritajatim.com) – Wisnu Putro alias Sahid, jaringan teroris Sibolga yang ditangkap Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri, ternyata tinggal di Jombang selama 18 bulan.
Dia bersama keluarganya mengontrak rumah di Dusun Gebangmalang, Desa Bandung, Kecamatan Diwek, Jombang. Selama itu, Sahid membuka praktik pengobatan alternatif berupa bekam. Warga setempat tidak menyangkap, Sahid menjadi salah satu simpul gerakan teroris Sibolga.
“Dia (Sahid) berikut keluarganya mengontrak rumah milik Hj Maslakah di Dusun Gebangmalang. Awalnya, mereka juga bersosialisasi dengan warga sekitar. Namun akhir-akhir ini jarang keluar rumah,” kata Kepala Dusun Gebangmalang, Baidowi, Kamis (4/4/2019).
Baidowi menjelaskan, saat pertama mengontrak, Sahid juga menyerahkan KTP dan identitas kependudukan lainnya. Dalam KTP, Sahid bernama asli Wisnu Putro, alamtnya Semarang Jawa Tengah. “Namun dia meminta dipanggil Sahid. Meski nama yang tertera di KTP, Wisnu Putro,” sambungnya.
Sahid mengontrak rumah tersebut seharga Rp 8 juta untuk dua tahun. Selama itu, lanjut Baidowi, tidak ada kegiatan mencurigakan yang dilakukan Sahid. Dia tinggal bersama istri dan dua anaknya. Sahid, pada awal-awal mengontrak, juga rutin ke musala yang berjarak 300 meter.
Warga baru mengetahui adanya keterlibatan dengan jaringan teroris ketika sang istri mendatangi kontrakannya pada Rabu (3/4/2019) siang. Dia membawa satu unit truk dan mobil. Kendaraan tersebut untuk mengangkut barang-barang yang ada di rumah kontrakan tersebut.
Saat memindahkan barang, banyak polisi yang berjaga di lokasi. “Kabarnya pindah ke Salatiga. Banyak polisi yang berjaga kemarin itu,” kata Baidowi sembari menunjukkan rumah yang kini tak berpenghuni tersebut.
Sebelumnya, Sahid ditangkap di rumah kontrakannya di Desa Bojongmalaka, Kabupaten Bandung, Kamis (28/3/2019). Sahid adalah anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bandung.
Berdasarkan rilis Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo, Sahid berkaitan dengan kelompok teroris yang ditangkap di Sibolga, Sumatera Utara. Kelompok Sahid ini telah siap melakukan aksi “amaliah” di Jombang, Jawa Timur. [suf/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar