Peristiwa

Terbentur Bak Truk Gandeng, Warga Bojonegoro Luka Parah dan Meninggal

Gresik (beritajatim.com) – Jalan Raya Pantura Duduksampeyan, Gresik, kembali menelan korban jiwa. Kali ini, korbannya adalah Purnomo (30) warga asal Bojonegoro. Tepatnya, asal Desa Sambongrejo, Kecamatan Sumberejo.

Purnomo yang mengendarai Honda Scoopy nopol S 2601 BL, tewas terlindas setelah motor yang dikendarainya membentur bak belakang truk gandeng. Korban (Purnomo) tewas di tempat kejadian perkara (TKP). Jenazahnya langsung dievakuasi ke kamar mayat RSUD Ibnu Sina Gresik.

Kronologis kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) ini berawal Purnomo yang mengendarai Honda Scoopy nopol S 2601 BL. Berjalan dari arah timur menuju barat dengan kecepatan sedang di Jalan Raya Pantura Duduksampeyan Gresik.

Saat mendahului sebelah kanan truk gandeng nopol AG 8180 UG yang dikemudikan Suparno (48) warga asal Desa Pagu, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Korban yang mengendarai motor mengambil haluan terlalu dekat. Sehingga, membentur bagian belakang kanan bak truk.

Sewaktu terbentur, terjadilah laka lantas. Korban terjatuh lalu terlindas roda bagian belakang truk gandeng. Korban tewas di TKP dan langsung dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk dimintakan VER jenazah.

“Penyebab laka ini karena korban saat mengendarai motor terlalu ke kanan. Sehingga, membentur bagian belakang bak truk gandeng,” ujar Kanit Laka Satlantas Polres Gresik, Ipda Yossy Eka, Selasa (17/09/2019).

Menurut Yossy, korban tewas di TKP karena mengalami di bagian kepala yang cukup parah.

“Jenazah korban sudah kami identifikasi dan segera kami kirim informasikan ke keluarganya,” tandasnya. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar