Peristiwa

Tambahan Kuota Haji di Jember Hanya 28 Jemaah

Jember (beritajatim.com) – Kabupaten Jember mendapat porsi tambahan kuota jemaah haji tahun ini. Kuota haji tambahan tersebut merupakan efek dari penambahan kuota haji Nasional tahun 2019, yakni sebanyak 10 ribu. Dari jumlah itu, Kabupaten Jember mendapatkan tambahan kuota sebanyak 28 jemaah.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah di Kementerian Agama (Kemenag) Jember Ahmad Tholabi (50) menjelaskan, penambahan kuota jemaah haji baru ada sejak tahun ini. “Sebelumnya kuota jemaah haji Indonesia berjumlah 221 ribu. Itu setelah ada tambahan kuota khusus untuk Indonesia oleh Raja Salman pada 2017,” kata Ahmad Tholabi, Rabu (3/7/2019).

“Nah, pada 2019 ini, pemerintah Saudi Arabia menambahkan porsi jemaah haji Indonesia sebanyak 10 ribu, sehingga sekarang kuota Indonesia menjadi 231 ribu,” sambungnya sekaligus mengawali kronologi penambahan kuota haji di tahun ini.

Hal tersebut lantas membuat masyarakat berharap tinggi. Dengan angka 10 ribu dari penambahan kuota tersebut, masyarakat berfikir mungkin mereka yang akan menunaikan ibadah haji satu atau dua tahun ke depan sesuai dengan kuota tunggu yang telah ditetapkan oleh Kemenag dapat melaksanakannya tahun ini.

Lebih lanjut, Ahmad Tholabi menjelaskan, angka 10 ribu itu merupakan angka Nasional yang otomatis akan dibagi-bagi ke setiap embarkasi pemberangkatan haji. “Tambahan 10 ribu itu untuk embarkasi Surabaya saja misalnya kalau ndak salah cuma dapat 436. Angka 436 itu bukan se-kabupaten tapi satu Provinsi Jawa Timur. Kalau kita tahun ini hanya dapat tambahan 28 jemaah,” kata Ahmad.

Tambahan kuota sebanyak 28 ini tentunya tidak begitu berefek. “Kecil memang, sangat sedikit kuota tambahan yang jumlahnya 28 itu, maka masyarakat semestinya tidak boleh terlalu berharap banyak dengan adanya tambahan kuota 10 ribu, itu harapan yang terlalu tinggi,” imbaunya. [ihs/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar