Peristiwa

KM Tanto Ceria Terbakar

Tak Ada Korban Jiwa, Begini Kronologisnya…

Gresik (beritajatim.com) – Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa terbakarnya KM Tanto Ceria di perairan alur pelayaran barat Surabaya (APBS), Selasa (26/11/2019). Sebab saat api dan asap tebal muncul, KM Tanto Ceria yang sedang mengangkut kontainer kosong itu, berhasil dipadamkan dua kapal pemadam, yakni kapal tunda KT Jayabaya 303 dan Jayabaya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun sebelum terjadi kebakaran, KM Tanto Ceria berangkat dari pelabuhan Banjarmasin dengan dinahkodai Meita Dwi Agus Setiawan (51) dengan membawa 19 anak buah kapal (ABK).

Pada saat akan berlabuh di area Rede Pelabuhan Maspion Gresik, salah satu saksi ABK sekaligus perwira kapal, Umar Nawawi, tiba-tiba melihat asap hitam keputihan keluar dari kamar ruang pandu.

Melihat kepulan asap hitam, Umar langsung memencet alarm kebakaran, dan berupaya memadamkan api dengan peralatan pemadam kebakaran di sekitar kapal. Namun, api terus membesar kendati telah menghabiskan 6 tabung pemadam kebakaran.

Karena api terus membesar, akhirnya ABK KM Tanto Ceria meminta bantuan melalui channel radio. Dalam waktu tidak lama, datang dua kapal tunda KM Jayabaya 303 dan Jayabaya langsung melakukan penyemprotan di ruang kapal yang terbakar. Dalam waktu dua jam lebih, api berhasil dipadamkan dan 19 ABK KM Tanto Ceria langsung dievakuasi. “Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut dan penyebab kebakaran masih kami selidiki,” ujar Kasatpolair Polres Gresik AKP Nur Machfud, Selasa (26/11/2019).

Saat ini seluruh ABK KM Tanto Ceria rencananya akan dievakuasi tim gabungan dari Satpolair Polres dan KSOP Gresik ke Pelabuhan Gresik. [dny/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar