Peristiwa

Tabrakan Toyota Hiace Vs Suzuki Carry, Begini Jadinya

Kecelakaan antara Toyota Hiace dengan Suzuki Carry di Jalan Raya Pantura Duduksampeyan, Gresik.

Gresik (beritajatim.com) – Tabrakan maut kembali terjadi di Jalan Raya Pantura Duduksampeyan Gresik. Kali ini, kecelakaan melibatkan antara mobil pikap versus pikap. Akibat kejadian itu, tiga orang mengalami luka-luka. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan lalu lintas itu.

Kronologis kecelakaan lalu lintas tersebut berawal saat mobil Toyota Hiace nopol S 9709 JB yang dikemudikan Achmad Tunggal (50) asal Tikung, Lamongan. Berjalan dari arah timur ke barat dengan kecepatan sedang.

Sewaktu melintas di Jalan Raya Pantura Duduksampeyan. Tepatnya, di Desa Ambeng-Ambeng Watangrejo. Mobil tersebut haluannya terlalu ke kanan serta melewati marka jalan.

Bersamaan dengan itu, muncul mobil Suzuki Carry nopol L 9833 GG yang dikemudikan Achmad Djoni (58) warga asal Sidosermo 4/24, Surabaya dengan berpenumpang Moch Kholis dan Achmad Tunggal. Karena jaraknya terlalu dekat, kecelakaan tidak bisa dihindari. Sehingga, ketiga orang tersebut mengalami luka-luka di kakinya dan dilarikan ke RSUD Ibnu Sina Gresik.

Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Yossy Eka Prasetya menuturkan, penyebab laka ini akibat faktor human error. Pasalnya, mobil Hiace mengambil haluan terlalu ke kanan.

“Pengemudi mobil pikap Toyota Hiace saat mengemudi terlalu ke kanan dan melintasi marka jalan. Padahal, di jalan tersebut sudah diberi garis dilarang menyalip,” tuturnya, Kamis (10/01/2019).

Ia menambahkan, Jalan Raya Pantura Duduksampeyan Gresik kerap memakan korban. Karena itu, dirinya mengimbau bagi semua pengemudi untuk berhati-hati dan selalu memperhatikan rambu-rambu lalu-lintas.

“Jalan Raya Pantura Duduksampeyan Gresik termasuk area black spot karena rawan terjadinya kecelakaan,” pungkasnya. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar