Peristiwa

Sunarto Bakar Rumah Orangtua Sendiri, Ini Penyebabnya

Jombang (beritajatim.com) – Sunarto (30), warga Dusun Sidolengkep, Desa Karangmojo, Kecamatan Plandaan, berbuat nekat, Jumat (29/3/2019) dini hari. Dia membakar rumah orangtuanya sendiri.

Akibatnya, rumah berdinding bambu tersebut luluh lantak rata dengan tanah. Dugaan sementara, Sunarto melakukan pembakaran tersebut karena didera depresi. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Si jago merah berhasil dipadamkan tiga jam kemudian.

Kapolsek Plandaan AKP Akhwan mengatakan, peristiwa itu berawal ketika Sunarto terlihat uring-uringan. Sekitar pukul 02.30 WIB, dia mengambil wadah berisi bensi yang kemudian disiramkan ke salah satu bagian rumahnya, yakni dapur. Sejurus kemudian, Sunarto menyalakan pemantik. Dalam sekejab, api langsung berkobar.

Jarmi, ibunda Sunarto, yang berada di rumah berteriak tak karuan untuk meminta pertolongan. Warga yang mendengar keributan langsung berhamburan. Mereka membantu melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. Namun si jago merah bukannya padam. Api semakin membesar dan melalap rumah induk.

Warga kemudian menghubungi kantor PMK (pemadam kebakaran) guna meminta bantuan. Dua unit mobik PMK meraung-raung ke lokasi. Petugas berjibaku melakukan pembasahan. Dia jam berselang, si jago merah berhasil dijinakkan.

“Berdasarkan keterangan warga setempat, pelaku mengalami depresi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu,” ujar Akhwan ketika dihubungi secara terpisah.

Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang Gunadi mengatakan, pihaknya menerjunkan dua unit PMK untuk memadamkan api.

“Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 03.25 WIB, tim pemadam terdiri dari 2 unit mobil PMK. Api cepat membesar, karena rumah korban terbuat dari bambu. Kerugian akibat kebakaran ini mencapai puluhan juta,” ujar Gunadi. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar