Peristiwa

Sumringah ‘Bebas’ dari Rutan, Zikria Akan Temui Risma

Zikria saat keluar rumah tahanan Polrestabes Surabaya dan langsung menggendong anaknya, Senin (17/2/2020).(manik priyo prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Melepaskan senyuman, Zikria (46) langsung menggendong anaknya yang berusia dua tahun usai mendapat penangguhan dari kepolisian Polrestabes Surabaya, Senin (17/2/2020). Didampingi Ndaru Asmara suami Zikria dan pengacaranya, mereka berjalan keluar gedung tahanan. Sembari berjalan, mereka pun langsung dihadang para jurnalis untuk dimintai keterangan atas ‘kebebasannya’ ini.

Menurutnya, penangguhan ini sangat membuatnya bersyukur dan berterima kasih kepada Wali Kota Surabata Tri Rismaharini dan Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho.

“Terima kasih atas bantuannya dan saya akan menemui bunda Risma untuk mengungkapkan rasa terima kasih. Kepada kepolisian juga saya ucapkan terima kasih atas profesionalitasnya dalam menangani kasus saya. Saya sehat dan baik karena kepolisian sudah profesional,” ucapnya.

Penangguhan yang membebaskan pelaku ujaran kebencian terhadap Wali Kota Surabaya ini turun hari ini. Zikria pun wajib menjadi tahanan kota kepolisian dan wajib lapor. Penangguhan ini hanya bersifat sementara sampai kasus ibu tiga anak ini dilimpahkan ke pengadilan.

Jika memang pelaku nantinya mendapatkan penangguhan kembali. Maka pihak pengacara dan keluarga harus mengajukan penangguhan ulang kepada pengadilan.

Sementara menurut catatan beritajatim.com, Zikria ini ditangkap pada 1 Februari 2020 lalu di rumahnya kawasan Depok. Sebelumnya Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho juga menjelaskan, proses penangguhan Zikria ini harus mempertimbangkan beberapa aspek. Bukan hanya dari sisi kemanusiaan karena pelaku menyusui anaknya, ada pula aspek lain seperti jaminan dan pengaruh besar terhadap masyarakat juga jadi pertimbangan.

“Sebelumnya kami juga melakukan gelar perkara di Mapolda Jatim untuk membahas penangguhan pelaku ini. Maka penangguhan ini menjadi pertimbangan besar buat kepolisian,” jelasnya. [man/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar