Peristiwa

Sosok Ning Lik Dimata Wali Kota Kediri

Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar (Mas Abu) usai mensalati jenazah Wakil Walikota Kediri Lilik Muhibbah (Ning Lik)

Kediri (beritajatim.com) – Dimata Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, Lilik Muhibbah sosok pemimpin wanita yang memiliki etos kerja tinggi dan berjiwa teamwork. Mas Abu, panggilan akrab Wali Kota Kediri mengatakan, selama dua pereode memimpin Kota Kediri tidak pernah berkonflik dengan ‘pendampingnya’ tersebut.

“Hal yang paling berkesan, beliau selalu membantu saya all out. Apa yang kita ambil langkah, beliau langsung mengawal dengan baik. Belum pernah saya berkonflik sama sekali dengan ibu Wakil Wali Kota Kediri. Selalu kita berkoordinasi dengan baik, beliau sangat hebati. Apa kita putuskan, kita jalankan bersama-sama hingga saat ini saya salut dengan beliau,” ucap Mas Abu di rumah duka Ponpes Al – Islah, Kelurahan Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Sabtu (15/2/2020) malam.

Mas Abu bertakziah bersama istri tercintanya, Bunda Fey. Dia ikut serta dalam rombongan pertama menyalati jenazah Ning Lik dalam masjid di area pondok pesantren tersebut. Usai salat jenazah tersebut, Mas Abu menyampaikan bela sungkawa dan rasa duka yang mendalam atas wafatnya Ning Lik. Mas Abu sangat mengagumi sosok wakilnya tersebut.

“Beliau pejuang yang sangat tangguh, khususnya di gerakan wanita, di PMI dan Pemkot Kediri. Mudah mudahan amal ibadahnya diterima dan apabila ada kesalahan, baik sengaja maupun tidak sengaja, saya atas nama Walikota Kediri, saya mohon maaf,” tutupnya.

Lilik Muhibbah dilahirkan 9 April 1962 dan wafat diusia 58 tahun. Wakil Wali Kota Kediri dua pereode tersebut meninggal dunia di RSUP Dr. Soetomo Surabaya, Sabtu (15/2/2020) pukul 16.03 WIB. Dokter mendiagnosa Ning Lik mengalami serangan stroke. Dari hasil musyawarah keluarga, almarhumah dimakamkan pada Minggu (16/2/2020) pukul 09.00 WIB. [nm/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar